Minggu, 24 Mei 2026

LRPPN Bhayangkara Indonesia Apresiasi Satresnarkoba Polrestabes Medan: Pemberantasan Narkoba Harus Diimbangi Rehabilitasi

Administrator - Minggu, 24 Mei 2026 21:16 WIB
LRPPN Bhayangkara Indonesia Apresiasi Satresnarkoba Polrestabes Medan: Pemberantasan Narkoba Harus Diimbangi Rehabilitasi
Sekretaris Umum Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (LRPPN) Bhayangkara Indonesia, Taufik,ist
Medan — Sekretaris Umum Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (LRPPN) Bhayangkara Indonesia, Taufik, mengapresiasi langkah aktif Satresnarkoba Polrestabes Medan yang terus melakukan operasi Tempat Hiburan Malam (THM) serta penggerebekan kampung narkoba dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kota Medan.

Baca Juga:

Taufik yang juga dikenal sebagai praktisi hypnotherapy di Medan menilai, langkah tegas aparat kepolisian dalam melakukan penindakan merupakan bentuk keseriusan dalam menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba yang semakin meresahkan.

"Kami dari LRPPN Bhayangkara Indonesia sangat mengapresiasi Satresnarkoba Polrestabes Medan yang terus aktif melakukan operasi THM dan grebek kampung narkoba. Ini merupakan langkah nyata dalam memberantas peredaran narkotika," ujar Taufik, Minggu (24/5/2026).

Namun demikian, menurutnya, penanganan persoalan narkoba tidak cukup hanya melalui pemberantasan dan pencegahan semata. Ia menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap proses rehabilitasi bagi para penyalahguna narkotika agar mereka dapat kembali pulih dan diterima di tengah masyarakat.

"Sebagai lembaga layanan rehabilitasi narkoba, kami melihat bahwa pemberantasan harus dibarengi dengan penanganan rehabilitasi yang maksimal. Pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba juga membutuhkan pemulihan secara medis, sosial, dan mental," katanya.

Taufik berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap lembaga-lembaga rehabilitasi, baik dari segi program, fasilitas, maupun pendampingan berkelanjutan, sehingga upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman narkoba dapat berjalan secara menyeluruh.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah, masyarakat, dan lembaga rehabilitasi menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

"Pemberantasan tanpa rehabilitasi tidak akan menyelesaikan masalah hingga ke akarnya. Dibutuhkan sinergi bersama agar para korban penyalahgunaan narkoba bisa mendapatkan kesempatan untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik," tutupnya. Red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
IPM Desak BNN Tes Rambut Pejabat dan Anggota DPRD Madina Terkait Dugaan Narkoba
Polda Sumut Gencarkan Gerebek Sarang Narkoba: 97 Lokasi Disasar, 76 Tersangka Diamankan
Deklarasi Perang Melawan Narkoba Digelar di Wek VI, Kapolsek Batunadua Tegaskan Polisi Siap Bertindak Tegas
Polres Asahan Gerak Cegah Narkoba, Razia THM Berjalan Aman dan Tertib
Berhasil Tundukkan Pengedar! Sat Narkoba Polres Asahan Sita Sabu dan Ekstasi di Air Batu
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
komentar
beritaTerbaru