Sabtu, 13 Juni 2026

Bupati Solok Teken Penyerahan Aset ke Kementerian Sosial

Untuk Pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok
Administrator - Jumat, 11 Juli 2025 15:13 WIB
Bupati Solok Teken Penyerahan Aset ke Kementerian Sosial
Istimewa
sumut24.co -Jakarta , Penyerahkan aset daerah kepada Kementerian Sosial RI.l yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian pinjam pakai Barang Milik Daerah (BMD) oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, di Gedung Graha Aneka Bhakti, Jakarta, Kamis (10/07/2025), membuktikan Pemerintah Kabupaten Solok mendukung penuh pelaksanaan program nasional Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Republik Indonesia

Baca Juga:
Bupati Solok hadir didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Mulyadi Marcos, Kepala DPMPTSPNaker, Aliber Mulyadi, dan Kabid Aset BKD Multias.

Penandatanganan ini merupakan bagian dari kerja sama antara 41 pemerintah daerah dan dua universitas di Indonesia yang menyerahkan asetnya untuk mendukung pendirian titik-titik Sekolah Rakyat di wilayah masing-masing. Langkah ini merupakan strategi nasional dalam memperluas jangkauan program pendidikan berbasis keadilan sosial, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Bupati Solok mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok siap menjadi bagian dari gerakan nasional ini, sebagai bentuk komitmen untuk memperluas akses pendidikan dan menciptakan keadilan sosial bagi masyarakat yang selama ini sulit dijangkau.

Penyerahan aset ini akan digunakan sebagai lokasi pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok, yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin yang tidak sekolah, belum pernah sekolah, atau berpotensi putus sekolah. Program ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan bertujuan memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti pemeriksaan kesehatan, pemetaan bakat berbasis AI, asrama dan makan tiga kali sehari, seragam dan perlengkapan sekolah, hingga pembiayaan pendidikan sebesar Rp. 48,25 juta per anak per tahun. Pendekatan yang diterapkan adalah personalized learning dan talent mapping, untuk memastikan setiap anak mendapatkan pola pendidikan sesuai dengan potensi dan kekuatannya masing-masing.

Melalui dukungan ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap agar keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana nyata dalam menciptakan pemerataan pendidikan, membangun kualitas sumber daya manusia, serta mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Kabupaten Solok menyambut baik kerja sama lintas sektor ini dan akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Sosial serta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan keberhasilan implementasi Sekolah Rakyat di daerah.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di Dairi
PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat Dari Estimasi
Kampung KB Nagari Tanjung Balik Ikuti Seleksi Wawancara Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026
Bupati Madina Temui Massa Aksi Mahasiswa, Saipullah Nasution Janji Jawab 15 Tuntutan Secara Tertulis
Bupati Asahan Lepas 60 Orang Kafilah Menuju MTQ Provinsi Sumut Ke-40
Bupati Asahan Terima Audiensi BPS, Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Data Pembangunan yang Akurat
komentar
beritaTerbaru