Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Baca Juga:
Galeri Indonesia Kaya (GIK) dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-498 Kota Jakarta, mempersembahkan pertunjukan seni budaya bertajuk"Berjuta Pilihan Hidup di Kota Jakarta", sebuah pementasan komedi panggung khas Betawi yang menggambarkan warna-warni kehidupan masyarakat urban dengan penuh tawa, musik, dan pesan kehidupan yang dibalut dalam gayabodorankhas Betawi.
Pertunjukan yang digelarGaleri Indonesia Kayaini dipentaskan oleh Sanggar Sinar Norray, berkolaborasi dengan aktris senior dan juga pendiri Teater Abang None Jakarta Maudy Koesnaedi menghadirkan sketsa-sketsa segar dan relevan mengenai kehidupan sehari-hari di ibu kota, mulai dari persoalan gaya hidup di kota Jakarta, jodoh, pekerjaan, keluarga hingga gaya hidup masa kini. Dengan gaya bahasa Betawi yang jenaka dan penuh permainan kata, pementasan ini tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga menyentuh aspek reflektif tentang pilihan hidup dan nilai-nilai kebijaksanaan sederhana.
Selama kurang lebih 60 menit,penontonGaleri Indonesia Kaya diajak menikmati kisah-kisah segar yang menggambarkan ragam pilihan hidup warga Jakarta, mulai dari urusan jodoh, pekerjaan, hingga gaya hidup kekinian – dikemas dalam gayabodorankhas Betawi yang sarat permainan kata, ironi, dan pesan bijak. Pementasan dibuka dengan nyanyian dan tarian Betawi yang meriah, membangun suasana hangat Jakarta tempo dulu yang penuh semangat dan kebersamaan.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-498 Jakarta, Galeri Indonesia Kaya tidak hanya menyuguhkan pertunjukan komedi panggung, tetapi juga menghadirkan seni bela diri tradisional Betawi melalui kolaborasi dengan Perguruan Silat Mustika Kwitang, salah satu perguruan silat tertua.
Pada tanggal 16–19 Juni 2025, Galeri Indonesia Kaya menggelar workshop silat Betawi yang dipandu langsung oleh para pewaris Perguruan Mustika Kwitang. Peserta workshop diperkenalkan pada dasar-dasar silat Betawi, mencakup gerakan pukulan, tangkisan, dan filosofi yang menyertainya. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sebuah showcase silat pada 21 Juni 2025, bertepatan dengan pertunjukan "Berjuta Pilihan Hidup di Kota Jakarta" bersama Sanggar Sinar Norray.
"Sebagai bentuk cinta kami terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya dalam merayakan hari jadi ke-498 Kota Jakarta, kami menghadirkan pertunjukan warisan budaya Betawi dalam kemasan yang jenaka, hangat, namun sarat makna. Di tengah riuhnya kehidupan ibu kota, kami percaya seni memiliki kekuatan untuk merekatkan sekaligus menghibur. Kami berharap para penikmat seni tak hanya terhibur, tetapi juga dapat merenungkan kembali nilai-nilai sederhana yang menjadi akar kearifan lokal Jakarta dan semoga pertunjukan hari ini dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai identitas budaya," ujar Renitasari Adrian,Program DirectorGaleri Indonesia Kaya.
Pertunjukan ini menjadi pertemuan lintas generasi dalam seni pertunjukan. Didirikan pada tahun 1995 oleh Almh. Hj. Nori atau dikenal sebagai Mpok Nori, Sanggar Sinar Norray telah menjadi rumah bagi pelestarian seni Betawi, dari lenong hingga musik dan tarian. Kini di bawah kepemimpinan putrinya, Engkar Karmilasari, sanggar ini terus berinovasi memperkenalkan kekayaan Betawi dengan pendekatan yang lebih modern.
"Senang sekali Sanggar Sinar Norray diberi kesempatan oleh Galeri Indonesia Kaya untuk terus menyebarkan semangat dan keindahan budaya Betawi melalui panggung seni. Kami berharap para penikmat seni yang hadir sore hari ini dapat merasakan hidupnya budaya kami di setiap cerita dan tawa yang kami sajikan."ujar Engkar Karmilasari, pemimpin Sanggar Sinar Norray.
"Pentas ini adalah bentuk cinta kami terhadap budaya Betawi yang kami sajikan dengan kemasan kekinian. Kami ingin penikmat seni dari berbagai generasi bisa menikmati kekayaan budaya kita lewat tawa, musik, dan gerak yang akrab dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu nilai lebih dari pementasan ini adalah kemampuannya menjembatani kesenjangan antar generasi,"tambahnya.
Aktris Maudy Koesnaedi yang turut tampil dalam pementasan ini juga menyampaikan pandangannya:
"Senang sekali hari ini saya dapat kembali tampil di hadapan para penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya dan menjadi bagian dari perayaan budaya yang hangat ini. Bagi saya, budaya adalah akar yang tak boleh lepas dari siapa pun yang hidup di Jakarta. Dalam pementasan ini, saya merasa ikut menyampaikan semangat itu lewat cerita dan tawa yang membumi."tutur Maudy Koesnaedi.
"Dengan memadukan elemen tradisional seperti musik dan tarian Betawi dengan penyajian cerita yang kekinian, saya berharap pertunjukan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya Betawi. Lebih dari itu, saya merasa terhormat dapat ikut ambil bagian dalam persembahan yang juga menjadi bentuk penghormatan atas 10 tahun kepergian Mpok Nori, seniman legendaris Betawi dan pendiri Sanggar Sinar Norray, yang telah mewariskan semangat dan kecintaannya pada budaya kepada kita semua," tutupnya.
Sanggar Sinar Norray merupakan sanggar seni yang didirikan oleh Almh. Hj. Nori pada tahun 1995. Nama "Sinar Norray" berasal dari gabungan kata"Sinar"dan"Norray"—nama panggung sang pendiri yang akrab dikenal sebagaiMpok Nori. Sanggar ini telah menjadi wadah bagi pelestarian dan regenerasi budaya Betawi melalui berbagai pertunjukan seperti lenong, musik, tarian, dan komedi panggung.
Pada tahun 2012, sanggar ini merilis album gambang kromong yang diaransemen secara modern dan mendapat sambutan positif. Sejumlah penghargaan telah diraih sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi mereka dalam melestarikan seni Betawi ke berbagai daerah.(red)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News