Jakarta | Sumuit24.co
Baca Juga:
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Yudhoyono, secara resmi menandatangani dukungan terhadap inisiatif Indonesia Freight Decarbonization Accelerator dalam acara Indonesia Zero Emission Heavy-Duty Vehicle Summit 2025 yang diselenggarakan oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia bekerja sama dengan @kemenkoinfra.
Dalam sambutannya, Menko Agus menegaskan pentingnya transisi energi pada sektor transportasi berat, yang selama ini menjadi kontributor signifikan terhadap emisi karbon nasional. "Meski truk barang dan kendaraan berat hanya menyumbang kurang dari 4% dari total volume angkutan di Indonesia, mereka bertanggung jawab atas lebih dari 40% emisi CO2 nasional. Ini berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan memperburuk pemanasan global," tegasnya.
Langkah konkret diperlukan untuk mempercepat elektrifikasi angkutan barang. Pemerintah, menurut Agus, harus hadir memberikan insentif dan regulasi yang mendukung agar transformasi menuju kendaraan tanpa emisi dapat segera terwujud. Sebagai contoh, saat ini sudah beroperasi 300 unit bus listrik Transjakarta dan jumlahnya akan terus bertambah sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sektor transportasi umum.
Isu transisi energi dan pembangunan transportasi berkelanjutan juga akan menjadi sorotan utama dalam agenda Infrastructure Conference 2025 yang akan digelar bulan Juni mendatang melalui platform infrastructureconference.id. Forum ini akan mempertemukan pemangku kepentingan untuk membahas strategi pembangunan infrastruktur yang tangguh secara geografis, ramah lingkungan, dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.
"Pembangunan transportasi ke depan harus tidak hanya memperhatikan efisiensi, tapi juga keberlanjutan. Dekarbonisasi bukan pilihan, melainkan keharusan," tutup Menko Agus.red/fbag
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News