KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran
KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran
kota
Baca Juga:
- Bobby Nasution Pastikan Jalan Helvetia Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus 2026, Lebar Jalan Ditambah hingga 14 Meter
- Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
- Jalan Panyabungan–Muara Soma Makan Korban, H. Syahrir Nasution Desak Gubsu Segera Bertindak, Dana Perbaikan Diduga Sudah Ada
Kondisi memprihatinkan Jalan Provinsi Rimba Soping–Joring Natobang yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata Sibio-bio, Desa Aek Sabaon, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendapat sorotan serius dari rombongan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara.
Kerusakan jalan yang telah berlangsung bertahun-tahun itu membuat Ketua JMSI Sumatera Utara, Rianto, SH., MH, yang akrab disapa Anto Genk, mengaku terkejut saat melintasi jalur tersebut bersama rombongan JMSI Sumut dalam agenda Rakercab JMSI Tabagsel 2026 di ke kawasan wisata Syakira views and Resto, Aek Sabaon, Sibio-bio, pada Senin, 3 Agustus 2026.
Sepanjang perjalanan, rombongan harus melewati jalan yang dipenuhi lubang besar, permukaan aspal yang mengelupas, serta sejumlah titik yang dipenuhi genangan air. Kondisi itu membuat perjalanan berlangsung lambat dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Padahal, ruas Jalan Rimba Soping–Joring Natobang merupakan jalan provinsi yang memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Kecamatan Angkola Julu, Batunadua, hingga Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan.
Selain menjadi akses mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga menjadi jalur utama menuju salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Tapanuli Selatan, yakni Sibio-bio.
Melihat kondisi tersebut, Anto Genk menilai kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
"Infrastruktur seperti ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga sektor pariwisata," ujar Anto Genk.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang layak.
"Kalau akses jalannya baik, investasi akan lebih mudah masuk, wisatawan akan semakin banyak berkunjung, dan ekonomi masyarakat sekitar tentu ikut bergerak," tambahnya.
Sementara itu, Pembina JMSI Tabagsel yang juga Tokoh Pers Tabagsel, Manaon Lubis, menilai perbaikan ruas Jalan Rimba Soping–Joring Natobang merupakan kebutuhan mendesak apabila pemerintah ingin mengoptimalkan potensi pariwisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, kawasan Angkola Julu memiliki kekayaan wisata alam yang sangat menjanjikan, termasuk objek wisata Sibio-bio yang memiliki panorama alam yang masih asri dan berpotensi menjadi destinasi unggulan di Sumatera Utara.
"Jalur ini harus segera diperbaiki karena menjadi pintu masuk menuju kawasan wisata Sibio-bio. Jika akses jalannya bagus, kunjungan wisatawan tentu meningkat. Dampaknya bukan hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga terhadap peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata," kata Manaon Lubis.
Ia menilai, selama kondisi jalan masih rusak, perkembangan sektor pariwisata akan sulit maksimal meski daerah tersebut memiliki potensi alam yang luar biasa.
Di sisi lain, Ketua JMSI Tabagsel Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal, menyampaikan harapan masyarakat Tabagsel yang sebenarnya telah lama mendambakan perbaikan jalan tersebut karena menjadi akses vital bagi berbagai aktivitas masyarakat.
"Kondisi ini memang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Kami berharap pemerintah provinsi segera memberikan perhatian serius agar akses menuju Sibio-bio menjadi lebih baik dan nyaman," ujar Ucok Rizal.
Ia menambahkan, perbaikan jalan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Masyarakat sekitar pun berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merealisasikan perbaikan ruas Jalan Rimba Soping–Joring Natobang. Mereka menegaskan bahwa persoalan utama bukan lagi mengenai status jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, melainkan perlunya tindakan nyata agar akses vital tersebut kembali layak digunakan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran
kota
Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibiobio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan
kota
Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET
kota
Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.
kota
400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026
kota
Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Besarnya aliran dana yang masuk ke Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK KORPRI) Kabupaten Asahan dalam k
News
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi Pemko Medan dengan DPRD dalam merancang strategi pen
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam membangun masa depan Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui penguatan
News
sumut24.co Jakarta Selama hampir satu abad, CocaCola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari
Ekbis