Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
Hal ini disampaikan Kepala LLDIKTI I Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Prof Saiful Anwar Matondang, dalam Seminar SEVIMA, Senin (30/12). Sejalan dengan keinginan Indonesia menjadi negara maju, ia mengajak mahasiswa untuk melampaui batas. Aktivitas di kampus menurutnya harus ada hilirisasi penelitian agar mampu memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, peningkatan pendapatan, dan kemajuan bangsa.
"Kita (kampus) harus menjangkau mimpi-mimpi masyarakat. Disamping itu jika kita sukses hilirisasi, maka sama saja membuka peluang kerja, wirausaha, dan pintu rezeki!," ujar Prof Saiful di hadapan ribuan dosen dan mahasiswa peserta Seminar SEVIMA yang diselenggarakan secara Hybrid di Institut Teknologi Del -Toba Sumatera Utara & Aplikasi Zoom.
Ia mencontohkan tiga sektor potensial yang dapat digarap oleh perguruan tinggi yakni teknologi pangan, desa wisata, dan pengembangan UMKM untuk ekspor. Berikut tips dari Prof Saiful agar penelitian bermanfaat dan sukses dihilirisasi.
1. Menggali Potensi Penelitian untuk Hilirisasi
Untuk sukses hilirisasi, mahasiswa dapat memulai dengan cara mengidentifikasi luaran penelitian yang potensial. Hal ini dikarenakan masyarakat dan pemerintah membutuhkan hasil penelitian yang dapat diterapkan langsung, seperti teknologi tepat guna untuk mendukung ketahanan pangan, pengembangan agrowisata, hingga pemasaran digital untuk UMKM.
"Selama ini luaran penelitian sangat jarang ditindaklanjuti, Jadi tipsnya, sejak awal meneliti, harusOutcome Based (berorientasihasil). Rumuskan dulu masalah apa yang ingin dipecahkan di masyarakat, apa potensinya dari masyarakat, baru diteliti. Jangan setelah penelitian, baru dipikirkan apa manfaatnya," ucap Prof. Saiful.
2. Buat Database Hasil Riset
Menurut Prof Saiful, perguruan tinggi perlu membuat database hasil riset yang telah dilakukan apakah unggul di bidang agribisnis, manajemen, atau teknologi informasi. Sehingga mereka bisa menawarkan solusi konkret kepada masyarakat, pemerintah hingga BUMN dan BUMDes untuk kolaborasi.
Database itu juga harus bisa diakses secara mudah oleh masyarakat. Misalnya lewatwebsiteatau media sosial, yang bisa menampilkan penelitian terkini buatan mahasiswa dan dosen. Sehingga jika ada masyarakat yang tertarik menggunakan atau berkolaborasi, bisa dengan mudah menghubungi peneliti terkait.
"Saya menyarankan ke depan dibuat database hasil riset dosen, kalau kekuatan dosen IT bisa menawarkan digital marketing membuat website data desa, itu akan membantu masyarakat desa termasuk desa wisata," ucapnya.
3. Promosikan Hasil Penelitian secara Digital
Prof. Saiful juga menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasi penelitian yang efektif. Dibandingkan spanduk atau brosur, media sosial memiliki jangkauan yang lebih luas dan biaya yang lebih efisien. "Dengan media sosial, kita bisa menjangkau seluruh dunia," ujarnya.
Senada, Rektor Institut Teknologi (IT) Del, Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, S.T., M.InfoTech juga membagikan pengalaman kampusnya dalam hilirisasi di satu dekade terakhir.
Sebagai salah satu kampus terbaik di Pesisir Danau Toba dan baru saja meraih penghargaan "Anugerah Diktisaintek"dari Kementerian Pendidikan Tinggi, IT Del memanfaatkan keunggulan prodi informatika yang dimilikinya untuk menghasilkan penelitian di bidang teknologi kekinian, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), keamanan siber (cyber security), dan industri kecerdasan (knowledge based economy).
Dengan keahlian IT tersebut, sudah lebih dari 20 desa di pesisir Danau Toba, dibuatkan website resmi desa oleh IT Del. Desa-desa ini juga didampingi pengembangan teknologi dan promosi digitalnya, sehingga Danau Toba bisa terus tumbuh menjadi salah satu destinasi favorit di Indonesia bahkan dunia.
"Salah satu pencapaian signifikan adalah penunjukan IT Del oleh Kementerian Pendidikan untuk mengelola Taman Sains di Kumbang, Tapanuli. Taman ini berfokus pada penelitian tanaman herbal, holtikultura, serta pengembangan food estate berbasis holtikultura, yang sejalan dengan potensi agraris wilayah tersebut. Penelitian IT Del dihilirisasi menjadi produk pertanian, dan produk digital yang mempromosikan Danau Toba kepada dunia!" pungkasnya.(red)
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota