GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru: Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?
GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?
News
Baca Juga:
- Bawa ke Level Baru : Kelly Tandiono Siap Pimpin Miss Universe Indonesia 2025 Menuju Era Inovasi dan Pemberdayaan
- Polres Sergai Ungkap Residivis Curat di Pantai Cermin Pelaku Diberi Hadiah Timah Panas
- Gemot Mafia Banglades Kembali Berulah Aniaya Atlet Tarung Drajat, Reskrim Polres Asahan Tangkap 3 Pelaku
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Munawar Ibrahim memastikan program dari Kementrian Kependudukan Keluarga Berencana dan dan Pembangunan Keluarga siap diwujudkan di Sumatera Utara pada tahun 2025.
Hal itu disampaikan Munawar Ibrahim dalam rangka silaturahmi dan meningkatkan sinergitas antara Jurnalis dan Sumatera Utara,
bersama Media melakukan pertemuan kegiatan Forum Koordinasi Jurnalis,Selasa (17/12/d2024 di Café & Resto Jalan Gunung Krakatau Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur Kota Medan.
Munawar Ibrahilim menyampaikan, media massa memilik peran yang strategis membangkitkan motivasi masyarakat dalam menyukseskan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas melalui pelaksanaan fungsi keluarga dan ekonomi produktif.
Menurut dia, unsur jurnalistik ini tentu saja merupakan faktor yang dominan dan memiliki peran penting dalam mendukung program KKBPK. Karenanya akan teruslah terjalin kerjasama yang baik dengan para jurnalis.
Turut hadir dalam pertemuan jelang akhir tahun 2024 tersebut, Sekretaris Yusrizal Batubara, S.Sos dan Kapokja Humas Perwakilan BKKBN Sumut, Yus Rodi Rangkuti ,
"Semoga silaturrahmi antara BKKBN Sumut dengan jurnalis dapat membawa kebaikan bersama," ujar Munawar Ibrahim.
Saat ini katanya, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berubah menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, merupakan Lembaga Pemerintah yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana.
Sebagai upaya mencapai Asta Cita Negara Indonesia, Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memiliki program percepatan yang disebut dengan Quick Win.
BKKBN Sumut telah dan akan melaksanakan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional yang mempunyai lima Program Unggulan yakni quick win antara lain: Quick Win meliputi 5 (lima) program, yaitu Taman Asuh Anak (Tamasya), Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan (GATE), Lansia Berdaya, dan AI-Super App tentang Keluarga.
Taman Asuh Anak atau TAMASYA yaitu Daycare bagi lembaga pemerintah dan swasta yang menyediakan pengasuh yang terverifikasi, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting berupa intervensi keluarga rentan stunting dengan bantuan yang sesuai kebutuhan, Gerakan Ayah Siaga atau GATE atau gerakan optimalisasi peran ayah menjawab fenomena Fatherless, SuperApps tentang keluarga berupa edukasi seputar parenting dan Lansia Berdaya yaitu program yang menyediakan homecare berbasis komunitas untuk orang tua yang tidak mendapatkan perawatan oleh anak.
"Akhir Desember 2025 mendatang kita bisa melaksanakan dengan baik dengan baik dengan melibatkan lintas sektoral dan Pemkab, Kabupaten Kota, sehingga ke depan terwujud harus ada keluarga-keluarga berkualitas di Indonesia,"bujar Munawar Ibrahim seraya mengatakan meruapakan tugas yang berat tapi mulia untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat di Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Yusrizal Batubara, S.Sos menyampaikan launching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) secara daring yang dibuka oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN tyelah dilaksanakan di Asahan.
"Tujuan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas kuat dan tidak stunting, serta meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting," seraya menyamnpaikan, peserta kegiatan ini adalah Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang menjadi sasaran dalam progeam GENTING di Provinsi Sumatera Utara berjumlah 80 KRS.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?
News
Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut Silaturahmi ke Ketum PB Pendawa Indonesia
kota
sumut24.co JAKARTA, Suasana politik nasional yang semakin menghangat di akhir Agustus 2026 menjadi latar berlangsungnya agenda penting Seri
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 sekaligus Pelatihan Pen
News
sumut24.co ASAHAN, Anggaran negara yang seharusnya mengalir untuk mewujudkan ketahanan pangan justru berhenti di tangan oknum. Program reha
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Suprise ke PN Sibuhuan di Momen HUT ke 81 Mahkamah Agung RI
kota
BRI BO Sibuhuan Dukung Kegiatan Festival Budaya Daerah
kota
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Berkontribusi Nyata Untuk Negeri
kota
Bisnis Kecantikan dan Kebugaran Makin Menjanjikan, Bamsoet Apresiasi Kehadiran "Sang Dewi Salon & Spa" Sebagai Penggerak Ekonomi Kelas Menen
kota