Belum Terapkan Tilang, Polres Paluta Pilih Cara Humanis dalam Operasi Patuh Toba 2026
Belum Terapkan Tilang, Polres Paluta Pilih Cara Humanis dalam Operasi Patuh Toba 2026
News
Baca Juga:
ASAHAN I SUMUT24.co
Geng Motor (Gemot) Mafia Banglades kembali berulah aniaya seorang atlet tarung drajat bernama Muhammad Aldi Sitorus Pane pada hari Selasa tanggal 01 April 2025, sekira pukul 23.00, atas kejadian dan laporan itu, Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Asahan berhasil mengamankan 3 orang diduga pelaku.
Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi SIK, MM, MH didampingi Waka Polres Asahan KOMPOL Selamat Riadi dan Kasat Reskrim AKP Ghulam, Kasubsi Penmas Humas IPTU Dr Anwar Sanusi, S, SH, MH melaksanakan kegiatan Press Release kekerasan terhadap anak dan atau secara bersama - sama melakukan kekerasan terhadap orang, bertempat di halaman tengah Mapolres Asahan, Senin (07/04/2025), sekitarpukul 14.30 Wib.
Bahwa sesuai dengan Laporan Polisi tanggal 02 April 2025 telah terjadi Tp. Kekerasan Terhadap anak dan atau Secara Bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang, Selasa tanggal 01 April 2025, sekira pukul 23.00 Wib, TKP 1 di depan Toko Cardinal Jl. Imam Bonjol Kisaran dan TKP 2 di Jl. Pabrik Benang Kisaran TKP 3 di depan Masjid Al Husna Sidomukti Jl. Arwana Kisaran dengan Korban an. MUHAMMAD ALDI SITORUS PANE (MASP), 17 tahun, Pelajar Jl. Penegak No. 33 Lk IV Kec. Kota Kisaran Barat Kab. Asahan.
Dari kejadian tersebut polres asahan berhasil mengamankan tsk (MFFM Als F), 18 Tahun warga Kel. Bunut Kec. Kota Kisaran Barat Kab. Asahan, (RK) 17 Tahun Pelajar, warga Desa Dadimulyo Lk VII Kel. Dadimulyo Kec. Kisaran Barat Kab. Asahan, (ASN) 16 Tahun, Pelajar Dsn. V Ds. Rawang Lama Kec. Rawang Panca Arga Kab. Asahan.
Dari 3 (Tiga) tersangka diatas masih ada 5 (Lima) tersangka lainnya yang belum tertangkap dan berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kronologi kejadian terjadi pada Selasa tanggal 01 April 2025 sekira pukul 21.00 Wib di Cafe Brewitz Jl. SM Raja Kisaran Kelompok Geng Motor Mafia Bangladesh (MB) sedang berkumpul di cafe tersebut dan dimana kelompok Geng Motor Mr. Kriwo juga sedang berkumpul di cafe tersebut.
Pukul 22.00 Wib kelompok Geng Motor Mr. Kriwo meninggalkan cafe dan pada saat meninggalkan cafe salah seorang dari kelompok Geng Motor Mr. Kriwo memukul pintu cafe dengan tangan sambil berkata "TOL".
kelompok Geng Motor Mafia Bangladesh (MB) juga meninggalkan cafe menuju Jl. Imam Bonjol dan ketika dalam perjalanan tepatnya di depan toko Mode Fashion Jl. Imam Bonjol kedua kelompok geng motor berselisih dan terjadi saling maki sehingga kelompok Geng Motor Mr. Kriwo memutar balik sepeda motor dan mencoba mengejar kelompok Geng Motor Mafia Bangladesh (MB). Sedangkan Geng Motor Mafia Bangladesh (MB) mencoba melarikan diri menuju lapangan adhi pradana, namun salah satu sepeda motor Geng Motor Mafia Bangladesh (MB) yang dikendarai oleh Tsk RK dan Saksi Wira terjatuh tepatnya di depan toko Zaitun Bakery / Taman Ma' djizat sehingga kelompok geng Motor Mr. Kriwo mengejar dan melakukan penganiayaan terhadap Saksi Wira sedangkan Tsk RK melarikan diri ke Bank BCA.
Kemudian Geng Motor Mafia Bangladesh (MB) mencoba membantu temannya dengan cara mengambil batu dari perlintasan kereta api dan langsung melempari Geng Motor Mr. Kriwo yang mengakibatkan Geng Motor Mr. Kriwo membubarkan diri dan di mana salah seorang Geng Motor Mr. Kriwo ada yang tertinggal yaitu Korban MASP dan berlari ke arah Jl. Diponegoro kisaran
Geng Motor Mafia Bangladesh (MB) melakukan pengejaran dan Korban MASP berhasil di tangkap di Jl. Imam Bonjol Simpang Jl. Diponegoro Tepatnya Depan Toko Cardinal, Para pelaku memukul, menendang kepala dan tubuh korban MASP, lalu Korban MASP di naikan ke atas sepeda motor Honda Scoopy dan di bawa ke Daerah Pabrik Benang. Setibanya di pabrik benang korban MASP kembali dianiaya oleh para pelaku.
Setelah itu para pelaku membawa korban MASP ke Masjid Al Husna di Jl. Ikan Arwana Sidomukti Kisaran dan kemudian para pelaku mengambil air dari Toilet Masjid dan menyiram wajah dengan korban MASP sambil menyuruh korban MASP membersihkan bekas darah yang ada pada wajah korban. Selanjutnya para pelaku kembali membawa korban MASP dan meninggalkan korban MASP di Daerah Pabrik Benang. (tec)
Belum Terapkan Tilang, Polres Paluta Pilih Cara Humanis dalam Operasi Patuh Toba 2026
News
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Tangkap Dua Perempuan dalam Kasus Sabu, Pemasok Berinisial IPIN Diburu
News
Bupati Solok Buka Pelatihan Akses Keuangan bagi Pelaku IKM, UMKM dan Usaha Disabilitas Kabupaten Solok
News
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten SolokDalam Rangka Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027.
News
Walikota Solok Terima Penghargaan Parasamya Karya Kencana Solok
News
Wakil Ketua DPRD Simalungun Bonauli Rajagukguk sebagai Kader Gerindra Usut Tuntas Penyadapan Presiden Prabowo
News
SAMARINDA, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Perusahaan Pers (SPS) 2026 menghasilkan enam rekomendasi strategis yang mencakup peng
News
JAKARTA Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation dan Kreator 100 CTFP, kembali membawa terobosan kemanusiaan yang meny
Tips
sumut24.co ASAHAN, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia (YLBH RI) Nusantara telah secara resmi mengirimkan surat somasi dan tegur
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan! Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Asahan berhasil meraih peringkat Harapa
kota