Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Baca Juga:
Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengungkapkan, "Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Batik Jawa Barat memiliki keunikan tersendiri, dengan ragam motif dan proses kreatif yang berbeda. Pada peringatan Hari Batik kali ini, kami memberikan dukungan terhadap Yayasan Batik Jawa Barat dalam menyelenggarakan kegiatan Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat dan juga menghadirkan film dokumenter yang mengangkat kekayaan warna dalam setiap karya batik dari Jawa Barat, bertajuk Asmaraloka Batik Tatar Sunda yang dapat disaksikan di kanal YouTube IndonesiaKaya. Sebagai upaya kami dalam menyebarkan wawasan tentang budaya Indonesia kepada masyarakat. Semoga Film dokumenter ini dapat menambah wawasan serta memeriahkan perayaan Hari Batik Nasional."
Kegiatan Tutur Batik: Jejak Artistik Para Penjaga Tradisi Batik Jawa Barat bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa proses kreatif dan seni para perajin batik Jawa Barat terus melaju mengikuti gerak langkah dunia seni dan keindahan mode fashion yang merupakan bagian tak terelakan dari kebutuhan mutlak sebagai makhluk yang beradab untuk menutupi tubuhnya dengan balutan kain-kain yang indah dan istimewa. Pengurus dan anggota YBJB yang terus melaksanakan pewarisan tradisi membatik, serta mengemban amanah untuk terus menjaga nilai-nilai tradisi dengan cara mengungkapkannya melalui serangkaian agenda dalam mengekspresikan hasil olah cinta, cipta, karya, karsa berupa wastra-wastra batik Jawa Barat yang indah serta terus bersemangat, melaju dan berkiprah dalam ranah dunia seni dan kriya yang tak lekang oleh ruang dan waktu.
Sejak 2008, YBJB telah berupaya dalam pewarisan seni tradisi batik di Jawa Barat di 27 Kabupaten/Kota untuk menngembangkan pengrajin-pengrajin seni wastra batik serta melengkapi keragaman dan keindahan ragam hias batik Jawa Barat sesuai dengan kearifan lokal yang ada di setiap kabupaten/kota di Jawa Barat. Keragaman dan keindahan batik-batik Jawa Barat akan terlihat dengan jelas ketika wastra-wastra batik dikenakan dalam berbagai kesempatan. Ratusan bahkan kini berjumlah ribuan motif-motif batik Jawa Barat telah melengkapi mozaik batik nasional, adapun yang sudah cukup terkenal diantaranya motif Megamendung, Motif Wadasan, Motif Sawat Penganten, Motif Bulu Hayam, Motif Merak Ngibing, Motif Lereng Adumanis, Motif Mojang Priangan dan lainnya.
Menurut Prof. Yusuf Affendi Djalari selaku Guru Besar FSRD ITB, yang juga pemerhati Batik mengatakan bahwa "Kriya batik memiliki nilai tradisi budaya Nusantara yang sangat berharga. Kriya batik telah mampu mengangkat derajat budaya bangsa kita ke arena persaingan dunia tekstil di mancanegara, karena kualitas estetik dan teknis, serta berbagai keunikannya.
Oleh karenanya YBJB dengan kepengurusan yang dipimpin oleh Sendy Dede Yusuf ST. beserta seluruh pengurus YBJB dengan latar belakang praktisi batik, ahli batik dan akademisi batik selama 16 tahun telah banyak melakukan kegiatan dalam mensosialisasikan, melestarikan, menciptakan motif-motif baru, menciptakan alat-alat teknologi batik baru dan mengembangkan tradisi kriya batik ini secara berkesinambungan.
Sendy Dede Yusuf ST. selaku pimpinan YBJB mengungkapkan, "Kami bekerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki kegigihan, kepedulian, dan semangat untuk bersinergi dengan saling melengkapi untuk terus membawa seni tradisi kriya batik ini berkembang di berbagai daerah pembatikan di wilayah Jawa Barat secara simultan. Kami juga membuat buku saku batik Jawa barat, buku batik daerah Pesisir Utara dan Pesisir Selatan, membuat alat-alat produksi dengan sentuhan teknologi seperti mesin Fotonik Batik, Pendulum Batik dan teknologi terbaru diantaranya berupa alat Pengolah Limbah Cair Batik Sederhana (Nano Oxymix Microbubble Generator) karya Dr. Komarudin Kudiya selaku Ketua Harian YBJB yang telah diuji coba dan ditempatkan di tempat produksi batik di daerah Bandung merupakan temuan yang sangat bermanfaat bagi keberlanjutan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami harap beragam upaya yang telah kami lakukan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat dan kebanggaan di masyarakat terhadap terhadap batik, terutama batik Jawa Barat."
Keberhasilan YBJB juga telah mengantarkan batik Complongan dari Kabupaten Indramayu mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Kemenkumham di tahun 2022, dan di akhir tahun 2024 akan bertambah lagi sertifikat Indikasi Geografis untuk batik Merawit dari Kabupaten Cirebon yang kini telah melewati pemeriksaan substantif oleh ahli IG dari Kemenkumham.
Dengan adanya bentuk kegiatan YBJB yang didukung penuh oleh beberapa stakeholder ini diharapkan akan menjadikan kriya seni batik Jawa Barat akan semakin dikenal dan banyak memberikan manfaat bagi para perajin batiknya dan dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang merupakan musuh kita bersama. Salam Canting Batik.(red)
)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Publik Bertanya RS Sumut Tak Mampu?
News
Sah! Dr. Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai 2026&ndash2031 Secara Aklamasi
News
Polsek STM Hilir Patroli ke warung warung di Talun Kenas dan Gunung Rintih, Cek Dugaan Togel Macau dan Narkoba
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu keXIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun
News
Bukan Sekadar Mutu, PalmCo Mampu Pastikan Asalusul CPO
News
Jakarta, realme, brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat didunia, akan kembali berkolaborasi dengan Warner Bros. Discovery Global Cons
Cinema
Jambi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial in
News
Jakarta Prograam Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 tengah memasuki tahap seleksi peserta oleh mitra penyele
News
Medan Dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner yang beragam. Mulai dari makanan khas seperti lontong Medan, soto Medan, hin
Tips