Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga pun langsung berkoordinasi dengan Polres Simalungun dan mengatakan bahwa, dalam menanggapi kejadian ini Pemerintah Kabupaten Simalungun langsung memantau setiap kejadian-kejadian yang berkaitan dengan Perlindungan Anak, terlebih apabila terjadi kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Simalungun.
Disamping itu, Bupati Simalungun juga memerintahkan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sri Wahyuni untuk segera memantau kejadian itu dan memberikan perlindungan kepada sejumlah anak tersebut.
Menurut Sri Wahyuni bahwa, dalam menyikapi hal ini, Bupati Simalungun juga menegaskan bahwa, kasus ini menjadi perhatian yang serius Pemkab Simalungun, karena secara umum maraknya terjadi kekerasan seksual terhadap anak di daerah, Sabtu (21/9/2024).
Mendapat perintah dari Bupati, Kadis PPPA Kabupaten Simalungun Sri Wahyuni melalui Kabid Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak, Isyak Irwanto dan pihak WCC Sopo Dame GKPS, melakukan pendampingan pelaporan korban, ketika keluarga korban melakukan pengaduan ke Polres Simalungun, Rabu (18/9/2024).
Selanjutnya, pihak Polres Simalungun langsung melakukan proses penanganan kasus tersebut dan mencari pelaku untuk proses pertanggungjawabanya terhadap perbuatan yang telah dilakukan.
Dari Polres Simalungun, pihak Dinas PPPA juga memfasilitasi seluruh korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim Saragih di Pamatang Raya untuk melakukan visum, didampingi personil Polres Simalungun.
Sesuai dengan data yang diperoleh dari Dinas PPPA Kabupaten Simalungun, sejumlah anak yang mendapat perlakuan tidak wajar itu seluruhnya adalah anak perempuan dibawah umur.
Sejumlah anak tersebut berinisial ADS (10), ED (11), YAS (8), CMTD (9), GS (9), MSS (9), SOS (7) dan NDB (9), anak anak ini merupakan warga Nagori Simanabun Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun.
Dari pelaporan keluarga Korban, pihak Polres Simalungun langsung melakukan pencarian terhadap pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur.
Tidak memakan waktu lama, hanya berselang satu hari pasca pelaporan keluarga korban kepada pihak Polres Simalungun, pelaku pencabulan pun tertangkap pada Kamis (19/9/2024).
Informasi yang diperoleh dari Unit PPA Polres Simalungun, pelaku berinisial MS (Lk-64 Thn) telah ditetapkan sebagai tersangka, dan kini sudah ditahan di Mapolres Simalungun Pamatang Raya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(ES)*
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota