Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia menjadikan kampus
kota
Baca Juga:
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga pun langsung berkoordinasi dengan Polres Simalungun dan mengatakan bahwa, dalam menanggapi kejadian ini Pemerintah Kabupaten Simalungun langsung memantau setiap kejadian-kejadian yang berkaitan dengan Perlindungan Anak, terlebih apabila terjadi kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Simalungun.
Disamping itu, Bupati Simalungun juga memerintahkan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sri Wahyuni untuk segera memantau kejadian itu dan memberikan perlindungan kepada sejumlah anak tersebut.
Menurut Sri Wahyuni bahwa, dalam menyikapi hal ini, Bupati Simalungun juga menegaskan bahwa, kasus ini menjadi perhatian yang serius Pemkab Simalungun, karena secara umum maraknya terjadi kekerasan seksual terhadap anak di daerah, Sabtu (21/9/2024).
Mendapat perintah dari Bupati, Kadis PPPA Kabupaten Simalungun Sri Wahyuni melalui Kabid Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak, Isyak Irwanto dan pihak WCC Sopo Dame GKPS, melakukan pendampingan pelaporan korban, ketika keluarga korban melakukan pengaduan ke Polres Simalungun, Rabu (18/9/2024).
Selanjutnya, pihak Polres Simalungun langsung melakukan proses penanganan kasus tersebut dan mencari pelaku untuk proses pertanggungjawabanya terhadap perbuatan yang telah dilakukan.
Dari Polres Simalungun, pihak Dinas PPPA juga memfasilitasi seluruh korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim Saragih di Pamatang Raya untuk melakukan visum, didampingi personil Polres Simalungun.
Sesuai dengan data yang diperoleh dari Dinas PPPA Kabupaten Simalungun, sejumlah anak yang mendapat perlakuan tidak wajar itu seluruhnya adalah anak perempuan dibawah umur.
Sejumlah anak tersebut berinisial ADS (10), ED (11), YAS (8), CMTD (9), GS (9), MSS (9), SOS (7) dan NDB (9), anak anak ini merupakan warga Nagori Simanabun Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun.
Dari pelaporan keluarga Korban, pihak Polres Simalungun langsung melakukan pencarian terhadap pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur.
Tidak memakan waktu lama, hanya berselang satu hari pasca pelaporan keluarga korban kepada pihak Polres Simalungun, pelaku pencabulan pun tertangkap pada Kamis (19/9/2024).
Informasi yang diperoleh dari Unit PPA Polres Simalungun, pelaku berinisial MS (Lk-64 Thn) telah ditetapkan sebagai tersangka, dan kini sudah ditahan di Mapolres Simalungun Pamatang Raya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(ES)*
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia menjadikan kampus
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara bekerjasama dengan Dewan Pers akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UK
kota
Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan
News
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan turut hadir dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang di
kota
MEDAN SUMUT24.coPrestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB y
News
MEDAN SUMUT24.CO Sebanyak 22 Dosen Tetap Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gel
Politik
Buntut Kisruh KPID Sumut 20262029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan
News
Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas
News
Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus CurasCurat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut
News
Think Better, Work Better, Serve Better!Monthly Upgrade Academy DorongBudaya Mutu dan PerbaikanBerkelanjutan di UNPAB
News