Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Baca Juga:
- Respon Cepat Sikapi Keluhan Masyarakat Anggota DPRD Medan Fraksi Nasdem Antonius Devolis Tumanggor Sosialisasikan Perda No. 3 Tahun 2025
- Sambut Silaturahmi Pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Syekh H. Mustafa B.S. Rokan, Ini Kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani
- SAPA: Kapolda Baru Harus Tuntaskan Dugaan Korupsi Beasiswa, PON dan Aceh Hebat
DELISERDANG-Juri menjadi pihak yang paling menentukan untuk menilai penampilan peserta Tim Drumband Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Butuh konsentrasi tinggi untuk menjadi seorang juri drumband. Sebab, ada belasan item penilaian untuk menentukan satu tim sebagai pemenang. Item itu harus dilihat secara bersamaan dan teliti.
Makanya, untuk menjadi juri drumband di tingkat PON harus memiliki pengalaman, jam terbang tinggi dan proses seleksi panjang. Bila tidak, maka penilaian tidak sesuai diharapkan. Komplain dari tim yang dirugikan berdatangan.
Seperti yang dituturkan, Nolik Maryono, salah satu dewan juri yang juga inspektur lomba Drumband PON XXI Aceh-Sumut 2024 kepada tim media PB PON XXI Aceh-Sumut di sela sela Lomba Baris Berbaris (LBB) yang berlangsung di GOR Disporasu, Jalan Wlliem Iskandar, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (10/9/2024).
Nolik mencontohkan, untuk LBB, penilaian yang dilakukan meliputi, tekhnik permainan, teknik alat tiup, perkusi, general efek, analisa musim, teknik berbaris dan gerakan, dan lainnya. Hal ini harus diperhatikan dewan juri apakah semua unsur tersebut sudah terpenuhi atau tidak.
Stamina menjadi dewan juri juga harus disesuaikan dengan atletnya. Sebab, ada juga juri pendamping untuk nomor LKBB 4000 meter, 6000 meter dan 8000 meter. Juri pendamping sangat penting untuk mengawasi atlet sepanjang lomba.
"Semua caption ini harus benar benar diperhatikan. Langkahnya sama tidak, jarak saf kiri kanan dan muka belakang sama. Komposisi musiknya seragam tidak. Baru di situ digabungkan dalam menentukan pemenang. Paling tinggi nilainya itu untuk PON, general efek," jelasnya.
"Artinya butuh konsentrasi tinggi. Mata telinga dan kecepatan harus bekerja serentak. Makanya butuh pengalaman. Karena tidak mudah menjadi juri drumband," tambahnya.
Nolik mengatakan event PON Aceh-Sumut 2024 merupakan yang ketiga kalinya dirinya bertugas.
Diamemulai jadi juri drumband sejak 2008 di Kalimantan Timur (Timur), kemudian 2016 di Jawa Barat dan 2024 ini di Sumut.
"Rata rata yang jadi juri sudah punya pengalaman.Seleksinya juga panjang, mulai dari tingkat kota, Porprov, Kejurda sampai Kejurnas. Yang menjadi juri di PON ini mengikuti seleksi dari bawah, " pungkas pria 57 tahun ini.rel
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota