Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
News
Baca Juga:
Juli yang kala itu, mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara sempat kebingungan kemana harus mencari uang dalam proses menyelesaikan studinya.
"Pada saat itu, saya sudah hampir menyelesaikan coass di FKG USU dan hanya tersisa dua departemen yang belum saya ikuti untuk post test. Biasanya, ujian post test diadakan bagi mahasiswa yang masih memiliki dua departemen yang belum selesai. Namun, keluar peraturan baru yang menghapus ujian post test sehingga seluruh mahasiswa yang belum mengikuti ujian kompetensi akhir (UKMP2DG) wajib membayar UKT," jelas Juli.
Situasi itu membuat Juli hampir putus asa kemana akan mencari uang untuk membayar UKT.
Apalagi, Juli bukan dari keluarga kaya raya, ia hanya mengandalkan gaji pensiunan PNS dari sang ayah.
Juli juga bukan satu-satunya anak yang harus dibiayai, tetapi ia masih punya empat saudara lain, satu diantaranya adik Juli yang butu biaya masuk kuliah.
Kondisi tersebut semakin mendesak ketika Juli dan keluarganya tidak memiliki dana yang cukup untuk membayar UKT dalam waktu tempo empat hari.
"Saya berusaha menjumpai Dekan FKG USU untuk meminta keringanan, namun keputusan sudah final," ujarnya.
Namun siapa sangka, pintu rejeki terbuka untuk Juli. "Nah, rupanya ibu Dekan kemudian menyarankan saya untuk mengikuti beasiswa Dompet Dhuafa Waspada, tapi pada saat itu pendaftaran sudah ditutup," tambahnya.
Di tengah rasa tidak percaya, Juli pun mendapatkan kabar baik bahwa ada penambahan kuota untuk beasiswa DDW. Tanpa berpikir panjang, dia segera memenuhi semua persyaratan dan menjalani wawancara di kantor Dompet Dhuafa Waspada.
"Saya berusaha semaksimal mungkin meyakinkan panitia bahwa saya benar-benar membutuhkan bantuan tersebut. Alhamdulillah, wawancara berjalan lancar dan keesokan harinya saya dinyatakan lulus mendapatkan beasiswa," ujarnya dengan penuh syukur.
Saat itu juga Juli menyadari bahwa pertolongan Allah dekat dengannya. Ia juga mengaku bantuan Dompet Dhuafa Waspada itu turut menjadi pengantar perjalannya untuk menjadi seorang dokter gigi.
"Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Tanpa beasiswa Dompet Dhuafa Waspada, saya mungkin tidak bisa menyelesaikan pendidikan saya," kata Juli.
Perempuan kelahiran Desa Sabadolok, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ini pun sekarang tengah menjalani tugas sebagai pegawai Kementerian Kesehatan dalam program Nusantara Sehat dengan kontrak kerja selama dua tahun.
Di Puskesmas Sungai Tering, ia memberikan pelayanan kesehatan gigi kepada masyarakat di daerah terpencil.
Selain itu, Juli juga memiliki beberapa target penting untuk masa depannya, termasuk menjalankan ibadah Umrah, lulus menjadi PNS, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
"Saya berharap beasiswa Dompet Dhuafa Waspada bisa membantu lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan. Selain itu, saya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di tempat saya bekerja, terutama di daerah terpencil," jelas Juli.
Kisah Juli Hafriyanti Dalimunthe adalah contoh nyata tentang bagaimana dukungan dari beasiswa dapat mengubah arah hidup seseorang. Dari dana Zakat Dompet Dhuafa Waspada, turut mengantarkan Juli menjadi seorang dokter gigi.(red) .
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Wali Kota menyambut audiensi dan silaturahmi BPD HIPMI Sumut, di ruang kerja wali kota
News
Wali Kota membuka Musyawarah Nasional XV UNIO Indonesia, yang digelar di CCPPU KAM
News
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana
News
Wali Kota diwakili Sekda menyambut kehadiran rombongan Kanwil Ditjenpas Sumut
News
Berani Nyimpan Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
News
OTT ATR/BPN Makin Disorot, Azmi Hadly Desak KPK Bongkar Tuntas Jangan Ada yang Kebal Diperiksa
News
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polresta Deli Serdang Perkuat Keimanan dan Keteladanan Personel
News
sumut24.co ASAHAN, Ketegangan memuncak di lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP, Jalan Protokol Sukadamai, Kabupaten Asahan. Posko milik
News
Medan sumut24.coUnit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil menangkap dua orang residivis yang berniat menggasak sepeda motor milik warga di Ja
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda 25 tahun yang jadi pengedar narkotika jenis sabu di kawasan
Hukum