Kamis, 30 Juli 2026

Diduga Terlibat Korupsi Seleksi PPPK Mantan Bupati Batubara Diperiksa Polda Sumut

Administrator - Jumat, 17 Mei 2024 21:15 WIB
Diduga Terlibat Korupsi Seleksi PPPK Mantan Bupati Batubara Diperiksa Polda Sumut
Istimewa

MEDAN I SUMUT24.CO
Mantan Bupati Batubara periode 2018-2023, Zahir diperiksa penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut, Jum'at (17/5/2024).

Abang dari tersangka Faisal "Pangeran" itu diperiksa intensif dalam status sebagai saksi sejak pagi tadi.

"Pemeriksaannya (Zahir) sejak tadi (Jumat, 17/5/2024) pagi dan masih berlangsung. Statusnya masih sebagai saksi," terang Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Sonny W Siregar, Jum'at (17/5/2024).

Ditanya tentang kemungkinan status saksi Zahir bisa naik menjadi tersangka, Sonny belum bisa memastikan. Dia hanya meminta bersabar dan keterangan lanjut akan disampaikan.

"Penyidik masih bekerja. Nanti perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," imbuhnya.

Sonny mengakui, mantan Bupati Batubara periode 2018-2023 itu diperiksa dalam kasus dugaan suap/korupsi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebelumnya, adik kandung mantan Bupati Batubara Zahir, Faisal "Pangeran" Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka kasus PPPK Batubara TA 2023/2024.

Faisal diduga menerima uang Rp 2 miliar dari Kadisdik AH dan Kepala BKPSDM Kabupaten Batubara MD yang diduga dikutip dari peserta PPPK.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Polisi memeriksa Faisal pada 21 Februari dan menahannya pada Kamis (22/2/2024).

Namun, Faisal dikabarkan telah dikeluarkan dari sel tahanan Mapolda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi soal Faisal dibebaskan menyebut, bukan dibebaskan namun prosesnya terus berlanjut.

"Mungkin karna wky penahanan tlh habis, karna demi hukum dikeluarkan dari proses penahanan, bukan dibebaskan namun prosesnya terus berlanjut," ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan membenarkan tersangka kasus dugaan korupsi seleksi penerimaan PPPK Kabupaten Batubara TA 2023/2024 bernama Faisal sudah ditahan Polda Sumut.

"Benar. Usai pemeriksaan pada tanggal 21, tanggal 22 dilanjutkan dengan penahanan terhadap adik kandung Bupati Batu Bara 2018-2023," kata Hadi Wahyudi, Kamis (22/2/2024).

Kombes Hadi menjelaskan, Faisal menerima uang sebesar Rp 2 Miliar dalam seleksi PPPK di Kabupaten Batubara.

"Uang Rp 2 miliar diterima dari dua orang yakni AH, kepala Dinas Pendidikan Batu Bara dan MD, Kepala BKPSDM Kabupaten Batu Bara," jelasnya.

AH dan MD memberikan uang kepada Faisal, yang merupakan Ketua Kadin Batubara, pada akhir tahun 2023, usai pengumuman hasil seleksi rekrutmen PPPK.

Hadi menyebut uang sudah disita sebagai barang bukti.

Sementara terhadap Kadisdik AH dan Kepala BKPSDM Pemkab Batubara MD, kata Kabid Humas, belum dilakukan penahanan masih pengembangan untuk mencari keterlibatan pihak lain.(W05)



Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Dugaan Korupsi Kembali Seret Kepala Daerah
Kembali Mengamuk, GEMPPAR Desak Bupati Copot Kadis Perhubungan, Ada Dugaan KKN dan Kerugian Keuangan Daerah
Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81, Perebutkan Piala Dandim 0208/Asahan Jadi Simbol Persatuan Lewat Olahraga
Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029
Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP Kisaran Kota, Bupati Taufik Tegaskan Kerukunan Umat Beragama Kunci Utama Pembangunan Asahan
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Temu Pisah Sambut Dandim 0206 Dairi
komentar
beritaTerbaru