Rabu, 19 Agustus 2026

Indonesia Konsumen Beras Terbesar Vietnam

Administrator - Rabu, 30 Maret 2016 09:37 WIB
Indonesia Konsumen Beras Terbesar Vietnam

JAKARTA | SUMUT24 Vietnam mengestimasi bakal mengekspor sekitar 1,59 juta ton beras senilai USD 692 juta sepanjang kuartal pertama tahun ini. Artinya, bakal ada peningkatan volume dan penerimaan eskpor, masing-masing sebesar 41,8 persen dan 40,8 persen year on year.

Baca Juga:

Khusus Maret, Negeri Paman Ho tercatat meraup USD 274 juta dari pengapalan 629 ton beras. Rata-rata harga beras ekspor di dua bulan pertama menyentuh USD 433 per ton, turun 5,78 persen ketimbang periode sama tahun lalu.

Selasa (29/3) pagi, Indonesia menjadi konsumen beras terbesar Vietnam. Dalam dua bulan pertama 2016, Indonesia mengimpor 330 ribu ton beras senilai USD 131 juta. Itu meningkat sebanyak 213,1 kali untuk volume dan 196,3 kali untuk nilai ketimbang periode sama tahun lalu.

Dengan kata lain, sebanyak 31,42 persen dari total beras yang diekspor Vietnam mengalir ke Indonesia.

China membuntuti dengan 17,15 persen. Dua bulan pertama, China mengonsumsi 160,690 ton beras senilai USD 71,5 juta. Meningkat 39,2 persen untuk volume dan 53,6 persen untuk nilai.

Vietnam juga menjual beras ke negara lain. Seperti, Filipina, Malaysia, dan Uni Emirat Arab. Total, beras Vietnam sudah mengalir ke 135 negara. (mer)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan Modern: Richa Arie Sandy Bawa Filosofi "Quiet Luxury" dan "Boss Energy" ke Kancah Pendidikan Melalui Rindu Tenang
Terkesan Dipelihara, Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan Belum Merdeka Dari Lapak Perjudian Tembak Ikan
Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang: “Nanti Saya Check Dulu ke PPK”
Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal: “Jangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi”
komentar
beritaTerbaru