Rabu, 13 Mei 2026

Dispora kota solok Gelar Penguatan Pemuda, Pemuda Ujung Tombak Negara

Administrator - Selasa, 16 April 2019 10:47 WIB
Dispora kota solok Gelar Penguatan Pemuda, Pemuda Ujung Tombak Negara

Solok I Sumut24

Baca Juga:

Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengadakan kegiatan Penguatan Pemuda di aula Kantor Lurah Aro IV Korong, Tema penguatan pemuda kali ini adalah “Transformasi Pemuda dalam Menjawab Tantangan Demokrasi” diikuti oleh unsur pemuda dan OKP di Kelurahan Aro IV korong.

Dalam acara ini, tokoh muda Kota Solok, Diki Asnur dari Qualified Training Centre (QTC) sebagai narasumber menyampaikan bahwa pemuda sebagai ujung tombak negara dan kepemimpinan di Indonesia nantinya harus memiliki wawasan yang luas mengenai demokrasi terutama dalam kondisi Indonesia yang akan menghadapi pesta demokrasi sebentar lagi.

Diharapkan kepada pemuda untuk tidak ikut serta pada kegiatan-kegiatan yang tidak produktif seperti komentar-komentar jahat dan buruk apalagi ikut kegiatan-kegiatan black campaign yang isinya hoaks dan ujaran kebencian.

“Semoga pemuda dapat ikut serta atau berpartisipasi dengan memilih pemimpin dengan tulus dan ikhlas sesuai dengan hati nurani mereka. Jangan sampai terjadi perpecahan dan pertengkaran dan perselisihan yang merusak, merugikan dan mengganggu produktivitas kita sebagai pemuda,” sebutnya.

Narasumber juga mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia, sekarang ini kita berada di era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri generasi keempat. Teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan produktifitas seluruh aspek.

Revolusi industri secara sederhana artinya adalah perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Perubahan besar ini tercatat sudah terjadi tiga kali, dan saat ini kita sedang mengalami revolusi industri yang keempat.

Setiap perubahan besar ini selalu diikuti oleh perubahan besar dalam bidang ekonomi, politik, bahkan militer dan budaya. Sudah pasti ada jutaan pekerjaan lama menghilang, dan jutaan pekerjaan baru yang muncul

Revolusi industri generasi keempat ini ditandai dengan kemunculan superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak.

“Untuk itu pemuda harus bisa memanfaatkan hal ini untuk mengembangkan bakat, kemampuan diri dan memperbaiki masa depan mereka dan pemuda juga harus mau untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran mereka bahwa merekan adalah pusat dari kekuatan Negara,” ajaknya.

Pemuda harus peka dan melakukan instrospeksi diri sehingga mampu mendeteksi posisinya di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

“Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengikuti setiap kesempatan dan peluang yang diberikan oleh pemerintah dengan baik salah satunya dengan mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya(eli)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
Siregar: Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan
Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya
Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif
komentar
beritaTerbaru