Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya
kota
Jawa Barat I Sumut24.co Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat jumlah korban meninggal akibat bencana gempa bumi Cianjur 5,6 Magnitudo menjadi sebanyak 600 orang karena sebagian besar tidak terdata, sedangkan korban meninggal tercatat 335 ditambah delapan orang yang belum ditemukan.
Baca Juga:
Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur pada Senin,(12/12/21) mengatakan, jumlah korban bertambah setelah dilakukan pendataan ulang, di mana sekitar 265 korban gempa yang meninggal tidak dilaporkan namun langsung dimakamkan oleh keluarganya.
“Banyak yang tidak melaporkan anggota keluarganya yang meninggal akibat gempa, setelah dilakukan pendataan ulang jumlahnya mencapai 600 orang yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Pacet, Cugenang, Cianjur, dan Warung kondang,†katanya.
Bupati menjelaskan di Kecamatan Cugenang saja 400 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut, termasuk delapan orang yang belum ditemukan, ditambah dari Kecamatan Pacet, Cianjur dan Warung kondang karena sudah dikubur tapi tidak dilaporkan, sehingga mereka tidak masuk dalam daftar di Pemkab Cianjur.
Pihaknya meminta RT/RW dan perangkat desa mendata ulang warga yang meninggal akibat gempa dan tidak dibawa ke rumah sakit atau puskesmas, hingga ditemukan tersebut 600 orang meninggal akibat gempa.
“Data korban meninggal berdasarkan nama per alamat dengan surat keterangan kematian dari pemerintah desa, sehingga data tersebut akan diteruskan ke Kemensos agar keluarga yang ditinggalkan dapat menerima uang duka,†ujarnya.
Ia menjelaskan di Kecamatan Cugenang saja terdata 400 orang korban meninggal dunia akibat gempa termasuk delapan orang yang belum ditemukan, ditambah dari Kecamatan Pacet, Cianjur dan Warung kondang karena sudah dimakamkan tapi tidak dilaporkan, sehingga tidak masuk dalam daftar Pemkab Cianjur.
Sebelumnya, Pemkab Cianjur mencatat korban tewas akibat gempa di Cianjur bertambah menjadi 335 orang setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah bocah laki-laki berusia 11 tahun di Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, sedangkan delapan lainnya masih dalam keadaan meninggal sedang di cari.
Demi rasa kemanusiaan, Media 24jamtop.com mengirim Kabiro Medan ke Cianjur Jawa barat. Untuk melihat secara langsung sejauh mana keadaan saat ini di Cianjur.
Dan insya Allah Media Online 24jamtop.com akan membantu fasilitas kesehatan seperti pembuatan MCK (Mandi, Cuci , Kakus) serta tempat untuk ibadah untuk para korban diposko penampungan korban gempa saat ini. Ujar pimpinan Media Online 24jamtop.com Ahmad Yani yang akrab biasa dipanggil dengan panggilan Yans ini.
Untuk rekan-rekan media online 24jamtop com seluruh nya jika ingin menyalurkan sedikit rezeki nya bisa langsung Contak Kabiro Medan Herudi yang saat ini Alhamdulillah sudah berada di Cianjur. masukkan script iklan disini “untuk meringankan beban saudara kita, Korban Gempa di Cianjur, insya Allah Media Online 24jamtop.com akan membantu fasilitas kesehatan seperti pembuatan MCK (Mandi, Cuci , Kakus) serta tempat untuk ibadah untuk para korban diposko penampungan korban gempa saat ini. Terangnya.
Berdasarkan Informasi dari Media Online 24jamtop.com, Kabiro Medan Herudi hari ini Rabu 19 Desember 2022, tempat nya di Posko Jawa Barat, perduli korban Gempa Cianjur di Masjid Jami Al-Ikhlas yang berada di Kampung Legok, Dusun Sukamana, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Untuk saat ini Keluhan warga warga Korban Gempa Cianjur Khususnya, di Posko Tapal Kuda, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Membutuhkan bantuan untuk pembuatan WC, Kamar Mandi dan Tempat Sholat.
Alhamdulillah, Kabiro Medan Media 24jamtop.com telah membantu melakukan pembuatan WC, Kamar Mandi dan tempat ibadah sholat, untuk para korban Gempa yang ada di Posko Tapal Kuda Desa Cijedil.
Sedangkan untuk mendapatkan air bersih, yang selama ini juga menjadi kendala dan keluhan warga Herudi juga sudah kroscek pipa aliran air.
Akibat dampak gempa, pipa-pipa aliran banyak yang patah dan bocor, sehingga terhambat untuk mengalir ke Posko penampungan Korban Gempa Tersebut.
Saat ini sudah teratasi dengan cara memperbaiki dan mengganti pipa yang pecah dan bocor. Warga di posko saat ini sudah dipastikan mendapatkan air bersih. terang Yans.Red
Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya
kota
Siregar Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan
kota
Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara
kota
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
kota
sumut24.co BALIGE, Berbekal ilmu pariwisata, mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan hadir untuk mengabdi di tengah masyarakat Ke
News
sumut24.co ASAHAN , Guna memperkuat peran dan kinerja kader di lapangan, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupat
News
Medan Sumut24.coNama Laksamana Putra Siregar mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda)
News
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
kota
Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan
News