Rabu, 13 Mei 2026

Bom Meledak di Gereja Oikumene, 4 Korban Terluka

Administrator - Senin, 14 November 2016 04:53 WIB
Bom Meledak di Gereja Oikumene, 4 Korban Terluka

Samarinda | SUMUT24 Bom meledak di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11) sekitar pukul 10.10 wita.

Baca Juga:

Insden berdarah itu membuat empat anak mengalami luka-luka sedang berada di lokasi parkiran dan empat unit sepedamotor rusak berat. Kejadian ini dibenarkan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Fajar Setiawan.

“Benar tadi jam 10 lewat 10 menit ada seorang pria melintas di gereja Oukemene melempar diduga bom low explosive,” kata Fajar Setiawan.

Pria yang diduga sebagai pelaku saat ini telah diamankan dan dibawa ke Polresta Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan.

“Untuk korban ada 4 anak dan saat ini telah dibawa ke rumah sakit terdekat,” katanya singkat. Warga yang Kejar dan Tangkap Terduga Pengebom

Pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah ditangkap oleh warga yang mengejar. “Saya dengar ada ledakan kemudian terbakar di area depan gereja. Kemudian ada salah seorang lari menuju ke laut. Saya kejar, hingga ke laut dan akhirnya berhasil tertangkap,” ujar Samuel Tulung, warga Loa Janan yang saat itu mengejar pelaku. Pria yang diduga sebagai pelaku saat ini telah berhasil diamankan dan dibawa ke Polresta Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan.

Terduga Teridentifikasi Tinggal di Bogor Pelaku pelempar bom molotov di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, diketahui berdomisili di Bogor, Jawa Barat.

“Inisialnya adalah J. Umurnya 32 tahun. Pelaku berdomisili di Bogor,” kata Kapolores Samarinda Kombes Pol Setyobudi kepada Kompas TV, Minggu (13/11). Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Pol Agus Rianto membenarkan kabar adanya peristiwa ledakan bom di depan gereja Sengkotek, Samarinda, Kalimantan timur.

“Informasi awal, memang ada kejadian pelemparan diduga bom sekitar pukul 10.00 WITA yang diarahkan ke parkiran kendaraan salah satu gereja,” ujar Agus melalui keterangan tertulis, kemarin.

Agus menuturkan, kejadian itu mengakibatkan beberapa sepeda motor rusak dan beberapa anak mengalami luka ringan.

Setelah kejadian, polisi telah berhasil menangkap pelaku. Polisi langsung membawa pelaku ke kantor Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda untuk diperiksa.

Sementara, tim Gegana dan satuan reserse sedang melakukan olah TKP di gereja tersebut.

“Pelaku sudah berhasil ditangkap dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh polresta. Sedangkan tim gegana dan reserse sedang lakukan olah TKP,” kata Agus.

Tetap Tenang, Polri Cepat Tangani Polri meminta masyarakat tetap tenang terkait adanya aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. Polri akan cepat menangani perkara ini.

“Percayakan proses penegakan hukumnya kepada Polri. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, kemarin.

Polisi masih memeriksa pria berinisial J, pelaku pelemparan bom molotov ini. Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya juga telah bicara agar masyarakat tetap tenang.

“Percayakan kepada penegak hukum untuk menangkap jaringannya,” ujar Tito.

Tito menyebut, J saat ini sudah diamankan di Polresta Samarinda. J merupakan mantan napi teroris bom Puspitek, Tangerang dan bom buku di Jakarta. Polri akan mengembangkan kasus ini untuk memburu pihak-pihak lain yang terkait. “Dia (J) gabung dengan kelompok JAT, kita akan kembangkan,” kata Kapolri. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
2 Bulan Buron Polsek Medan Area Tangkap 3 Maling AC
3 Tahun Buron, Acong Akhirnya Dibekuk! Polisi Ungkap Brutalnya Pengeroyokan di Padangsidimpuan
Wakapolda Sumut Disambut Hangat di Paluta, Bupati Reski Basyah Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
DPP KAMTIBMAS Indonesia Apresiasi Polda Sumut Bentuk Polres Padang Lawas Utara di Gunung Tua
Gubernur Sumatera Utara Pastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut Percepat Program Peningkatan Puskesmas Rawat Inap
komentar
beritaTerbaru