Sabtu, 27 Juni 2026

Bihun Kekinian Beredar tanpa Izin

Administrator - Jumat, 05 Agustus 2016 12:30 WIB
Bihun Kekinian Beredar tanpa Izin

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Hening Widiatmoko memastikan camilan Bikini atau Bihun Kekinian, yang kemasannya bergambar tidak senonoh, tidak akan mendapat izin edar. Menurut dia, izin produksi izin rumah tangga (PIRT), misalnya, tidak hanya memeriksa kelayakan untuk dikonsumsi, tapi juga memeriksa kemasannya.

Baca Juga:

Hening yakin, jika produk makanan tersebut mencantumkan nomor PIRT, dipastikan itu hanya rekayasa produsennya. “Enggak mungkin produk dengan kemasan seperti itu diizinkan,” tegasnya.

Produsen dan distributor makanan olahan yang masuk kategori ilegal, tanpa izin, terancam pidana. Jika ada barang ilegal, bisa ditarik dari peredaran karena tidak berizin.

Menurut Hening, produsen camilan berkemasan dengan gambar tidak senonoh itu sudah memenuhi kriteria berniat menjual barang yang, selain bertentangan dengan etika, punya niat merusak moral. “Itu bisa panjang urusannya.”

Hening yakin produsen barang itu kini sudah menghilang. “Saya yakin mereka sudah menghilang. Enggak akan berani diteruskan,” tuturnya.

Sekedar informasi, pasca mencuatnya nama produk cemilan Bikini atau Bihun Kekinian yang dijual (dipajang) dengan harga satuan Rp 25 ribu dengan varian empat rasa, banyak pihak yang tak berani memajang cemilan ini (menariknya) dari otlet penjualan. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
Sutrisno Pangaribuan: Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
Strategi Komunikasi Pemerintah: Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
komentar
beritaTerbaru