Rabu, 13 Mei 2026

Bihun Kekinian Beredar tanpa Izin

Administrator - Jumat, 05 Agustus 2016 12:30 WIB
Bihun Kekinian Beredar tanpa Izin

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Hening Widiatmoko memastikan camilan Bikini atau Bihun Kekinian, yang kemasannya bergambar tidak senonoh, tidak akan mendapat izin edar. Menurut dia, izin produksi izin rumah tangga (PIRT), misalnya, tidak hanya memeriksa kelayakan untuk dikonsumsi, tapi juga memeriksa kemasannya.

Baca Juga:

Hening yakin, jika produk makanan tersebut mencantumkan nomor PIRT, dipastikan itu hanya rekayasa produsennya. “Enggak mungkin produk dengan kemasan seperti itu diizinkan,” tegasnya.

Produsen dan distributor makanan olahan yang masuk kategori ilegal, tanpa izin, terancam pidana. Jika ada barang ilegal, bisa ditarik dari peredaran karena tidak berizin.

Menurut Hening, produsen camilan berkemasan dengan gambar tidak senonoh itu sudah memenuhi kriteria berniat menjual barang yang, selain bertentangan dengan etika, punya niat merusak moral. “Itu bisa panjang urusannya.”

Hening yakin produsen barang itu kini sudah menghilang. “Saya yakin mereka sudah menghilang. Enggak akan berani diteruskan,” tuturnya.

Sekedar informasi, pasca mencuatnya nama produk cemilan Bikini atau Bihun Kekinian yang dijual (dipajang) dengan harga satuan Rp 25 ribu dengan varian empat rasa, banyak pihak yang tak berani memajang cemilan ini (menariknya) dari otlet penjualan. (int)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Sumatera Utara Pastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut Percepat Program Peningkatan Puskesmas Rawat Inap
Tinjau UPTD BIAPAL Sialang Buah, Wagub Sumut Surya Dorong Peningkatan PAD Sektor Perikanan
Revitalisasi Stadion Teladan Dikebut, Isu Dugaan “Pengkondisian Proyek” Muncul
KIMAK Sumut Minta FPMAK Cerdas Menerima Informasi: Jangan Asal Tuding Yayasan Atifa Maju Mandiri Langgar Juknis dan Juklak!
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Wabup Madina Atika Azmi Sidak Lokasi Bencana, Rehabilitasi 17 Hektare Lahan Dikebut Tuntas Mei Ini
komentar
beritaTerbaru