Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Diharapkan Tetap Damai dan Sesuai Aturan
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24.co
Baca Juga:
Gelaran pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah khususnya di 23 Kabupaten Kota di Sumatera Utara kian dekat. Tinggal tiga hari lagi pesta demokrasi Pilkada serentak 9 Desember akan berlangsung.
Banyak permasalahan yang terjadi setiap kali Pilkada, Pileg atau pemilu berlangsung. Salah satunya soal Money Politik. Kebudayaan membeli suara atau Vote Buying atau yang lebih dikenal masyarakat ‘serangan fajar, menjadi hiasan setiap kali pagelaran pesta demokrasi berlangsung.
Ini tentunya menjadi masalah, karena pemimpin yang terpilih bukanlah hasil dari hati nurani masyarakat, namun karena ada sesuatu yang ditermia. Orang Medan sering menyebutkan “Ada Apanya, bukan Apa Adanyaâ€.
Padahal berdasarkan penelitian, vote buying atau serangan fajar itu hanya efektif maksimal 40 persen dari yang diharapkan. Pengamat Politik Universitas Sumatera Utara Fernanda Putra Adela mengatakan praktek membeli suara atau vote buying sudah mendarah daging bagi sebagian besar masyarakat. Ini sulit dihapuskan selagi calon kepala daerahnya masih melakukan praktek itu.
“Kita tidak bisa menutup mata tentang money politic itu,apalagi saat ini pandemi melanda, kesulitan ekonomi masyarakat menjadi senjata bagi seluruh kandidat dan ini harus dikawal baik itu oleh KPU atau masyarakat,â€jelasnya belum lama ini kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).
Menurut Dosen USU ini, kandidat yang hanya membeli suara namun tidak menjual Visi Misi dan program kerjanya kepada masyarakat hanya akan mendapatkan kekecewaan yang besar. Kandidat akan melakukan timpa-timpaan jumlah uang dan ini akan dinikmati masyarakat, masyarakat yang akan diuntungkan dengan itu.
“Makanya kita dorong kandidat untuk membantu kerja KPU mensosialisasikan pilkada, tidak hanya sebatas pemilih potensial yang ditunutut memilih, tetapi semua lapisan masyarakat. Sebab vote buying tidak efektif dan hanya memberikan kekecewaan bagi kandidat,â€harapnya.
Dirinya juga memperkirakan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada ini juga akan turun di Sumatera Utara. Sebab pemilih yang berusia di atas 50 tahun akan mempertimbangkan diri hadir ke TPS, khususnya di tengah pandemik COVID-19 ini.
“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas selama pilkada ini berlangsung, kita berharap pilkada ini sukses meski di tengah pandemi,â€tandasnya.
Sebelumnya, Calon Bupati Serdang Bedagai nomor urut 1, Darma Wijaya atau Wiwik berkomitmen untuk mewujudkan pilkada damai, bersih, adil dan jujur. Bersama wakilnya, Adlin Umar Yusri Tambunan, ia mengaku telah rutin mensosialisasikan kepada masyarakat untuk hadir ke TPS 9 Desember dan menyalurkan hak pilihnya.
“Pemerintah sudah menganggarkan dana Rp43 Miliar untuk pelaksanaan Pilkada di Sergai ini, jika dana itu dibuat untuk perbaikan dan pembangunan jalan sudah berapa panjang jalan yang bisa diperbaiki. Makanya bapak ibu sekalian ayo hadir ke TPS, salurkan hak pilih anda,†ajaknya saat berinteraksi dengan masyarakat belum lama ini.(laura)
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
Medan Sumut24.co Anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan untuk Tahun Anggara
News
Dompet Dhuafa Waspada Bersama RSU Sufina Aziz Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis untuk Warga DairiKabupaten Dairisumut24.co Dompe
News
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
News
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News