All Indonesia: Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
All Indonesia Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
News
Medan I SUMUT24 Bobby Afif Nasution menolak kontestasi Pilkada Medan 2020 hanya diikusi pasangan calon tunggal alias melawan kotak kosong. Akademisi dari Universitas Medan Area, Ara Auza, berpendapat, menilai sikap menantu Presiden itu bagian dari komitmen menjaga iklim demokrasi.
Baca Juga:
- All Indonesia: Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
- PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELINDO, BELITU
- 2.000 Hafiz-Hafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
“Apa yang disampaikan Gus Irawan Pasaribu itu adalah dialog antara dirinya dengan Bobby Nasution. Dalam proses komunikasi, ada teori dramaturgi, panggung depan dan panggung belakang. Dalam hal ini tidak ditampilkan sosok Bobby Nasution secara langsung, melainkan melalui kutipan pernyataan dari orang. Ini sesuatu yang sah,” ungkap Ara Auza, Rabu (26/8/2020).
Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi UMA ini beraharap, iklim demokrasi sehat juga bisa dihadirkan kandidat lain. Dengan begitu, kata Ara Auza, tidak perlu terjadi penurunan kualitas demokrasi di Kota Medan.
“Menjaga kebebasan pers, tidak adanya kriminalisasi terhadap individu di media sosial, politik uang, dan pengerahan ASN untuk mendukung pasangan tertentu. Mengenai demokrasi, merupakan hal yang ditawarkan Bobby Nasution kepada masyarakat Kota Medan, untuk berkomitmen menjaga kualitas demokrasi di Kota Medan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gus Irawan Pasaribu mengungkap, dalam satu kesempatan dirinya memanggil Bobby Nasution dan calon kepala daerah lain di Sumut, untuk mengetahui visi-misi dan keseriusan calon kandidat dalam mengikuti Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Setelah Bobby Nasution menyampaikan visi-misinya, Gus Irawan mengaku bertanya soal kemungkinan skenario untuk melawan kotak kosong di Pilkada Medan.
“Spontan Bobby menjawab: Apakah hal itu bagus untuk proses berdemokrasi? Saya kagum dengan jawaban itu. Hebat sosok anak muda yang satu ini,” tutur Gus di hadapan fungsionaris dan kader Gerindra Sumut. (red)
All Indonesia Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri
News
PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELIN
kota
2.000 HafizHafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.S
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan terus berupaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan per
News
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik