MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Paska diamankannya puluhan preman oleh Sat Shabara Polrestabes Medan dari beberapa lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan, Rabu (11/3/2020), pagi kembali diberdayakan bersih-bersih di bantaran Sungai Deli dan Istana Maimum bersama Dinas Kebersihan Kota Medan, TNI-Polri.
Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar SIK MH mengatakan, dalam kegiatan pembersihan bantaran Sungai Deli dan Istana Maimun ini juga turut diikuti oleh, TNI-Polri, BPBD Propinsi Sumut, BPBD Medan, Pemko Medan, PMI, P3SU, BWS, Komunitas Kopasude, Kelurahan Aur, dan Senkom Polri serta.
“Puluhan preman yang kita berdayakan bersih-bersih bantaran Sungai Deli juga dilakukan oleh TNI-Polri, serta pihak instansi terkait dari Pemrop Sumut, Kota Medan, PMI, P3SU, BWS, pihak Kelurahan dan komunitas dengan kekuatan personil keseluruhan sebanyak 200 (dua ratus) orang,” terang AKBP Sonny W Siregar.
Lanjut diterangkan Kasat Shabara, dalam pelaksanaan nya,peralatan yang digunakan yakni, Truk 1 unit, Mobil Truk Sampah 5 unit, Mesin Babat 3 unit, Parang 5 bila, Cangkul 10 unit dan Sapu 9 unit.
“Kegiatan bersih-bersih ini berjalan dengan lancar, dimana para Plpreman yang tertangkap oleh Tim Pemburu Preman Sat Shabara Polrestabes Medan juga turut melaksanakan pembersihan,” ungkap Kasat Shabara.
Giat gotong royong bersih-bersih bantaran sungai Deli berakhir pada pukul 10.00 WIB. Selanjutnya para preman yang telah diamankan selama 1 x 24 jam sebanyak 20 orang tersebut usai kegiaran dikembalikan ke kediamannya masing-masing setelah menandatangani surat pernyataan tidak lagi mengulangi kesalahannya, pungkas AKBP Sonny W Siregar.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News