Lengkapi Mobilitas Kota Medan, Bluebird Prime Hadirkan Pengalaman "Next-Level Comfort"
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
Medan|SUMUT24 Perkembangan dunia teknologi yang kian mutakhir dan eksklusif, membuat dunia kini menjadi semakin terbuka dan transparan. Bahkan dunia kini seperti tidak lagi memiliki sekat pembatas yang membuat setiap orang bisa saling terhubung satu dengan yang lain.
Baca Juga:
Atas dasar itulah Pemko Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Medan, menggelar seminar persandian dengan tema “Sistem Manajemen Keamanan Informasi†di Hotel Grand Kanaya, Rabu (25/9).
Adapun tujuan dari seminar ini, untuk memberikan pengetahuan pentingnya keamanan informasi serta menciptakan sistem keamanan informasi yang baik di lingkungan Pemko Medan.
Seminar yang dibuka Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S.M.Si.,M.H diwakili Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si dihadiri sebanyak 73 peserta yang terdiri dari Sekretaris Dinas dan Kasubbag Umum di lingkungan Pemko Medan.
“Profesor Marshal Mcluhan mengatakan dunia saat ini seperti sebuah perkampungan global (global village) karena setiap hal bisa diketahui hanya dengan bermodal sebuah gawai seukuran genggaman tangan yang bernama smartphone,” sebut Wakil Wali Kota.
Selain memiliki ribuan sisi positif, jelas Akhyar, teknologi juga memiliki banyak sisi negatif, kemajuan teknologi kini juga kerap dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Bahkan kini kejahatan teknologi telah dilakukan oleh para kriminal lintas benua.
“Agar data digital yang kita miliki tidak sampai disalahgunakan, maka paling tidak yang bisa kita lakukan adalah memilih sistem keamanan terpercaya yang akan bisa menjaga kerahasiaan informasi yang kita miliki sehingga tidak bisa disalahgunakan oleh pelaku kejahatan,” jelas Akhyar.
Disamping itu, orang nomor dua di Pemko Medan tersebut mengungkapkan, hingga kini rakyat Indonesia masih bangga memakai produk luar negeri, termasuk produk keamanan sistem informasi. Padahal, jika bisa secara mandiri menggunakan program keamanan buatan anak bangsa sendiri, maka ini akan bisa menghidupkan industri kreatif di dalam negeri.
“Selain itu, ketika kita memutuskan memilih sistem keamanan yang berasal dari luar negeri, sebenarnya kita telah menyerahkan data dan informasi yang kita miliki kepada pihak asing. Kebocoran data rahasia negara sangat mungkin terjadi dan hal ini tentunya akan sangat merugikan bagi bangsa ini,” ungkapnya.
Untuk itulah, Akhyar menegaskan bahwa pemerintah harus mampu terus mengembangkan sistem manajemen yang mampu menjamin keamanan informasi yang dimiliki. Selain itu, para pemangku kepentingan harus mau duduk bersama mencari solusi terbaik dalam menghadapi potensi kebocoran rahasia negara. Pasalnya, sistem keamanan Indonesia sangat terbuka dan minim regulasi, sehingga memiliki sangat banyak celah yang rentan disusupi dan sangat berpotensi disalahgunakan pihak yang memiliki niat jahat.
“Untuk itulah dibutuhkan kerjasama seluruh pihak untuk dapat merumuskan apa yang terbaik untuk sistem manajemen keamanan informasi. Dengan begitu, maka kita akan bisa lebih memproteksi diri dan menjadi bangsa yang kuat dalam hal keamanan data dan informasi dunia siber,” tegas Akhyar.
Selanjutnya seminar diisi dengan pemaparan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara, Taufik Nurhidayat, S.ST, Sahyadi, AMd, Supapri Situmorang, S.ST,MP.,M.H, dan Sandy Rachman Zawaid STR TP.(R02)
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota