Lengkapi Mobilitas Kota Medan, Bluebird Prime Hadirkan Pengalaman "Next-Level Comfort"
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
Medan|SUMUT24 Meski berstatus wali kota petahana, eletabilitas Dzulmi Eldin ternyata tidak cukup tinggi. Berdasarkan survei Lembaga Kajian Kebijakan (LKK) Fakuiltas Ilmu Sosial dan Ilmu Polisik Universitas Islam Sumatra Utara (FISIP UISU), elektabilitas mantan Sekda Medan itu hanya terpaut tipis dengan Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga dan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution.
Baca Juga:
Survei LKK Fisip UISU yang dilakukan pada 17-24 Juni 2019 itu menempatkan Dzulmi Eldin di posisi teratas dengan persentase 14,3%, disusul Ihwan Ritonga 7%, Bobby Nasution 5,4% dan Akhyar Nasution 3,8 %. Selanjutnya ada Salman Alfarizi 2%, Kahiyang Ayu 1,5%, Dedi Iskandar Batubara 1,4%, Maruli Siahaan 1%, Abyadi Siregar 0,8%, Edy Ikhsan 0,6%, Datuk Saiful Azhar 0,6%, dan lainnya 5,8 %.
“Ini hasil survei bulan Juni. Bisa saja beberapa bulan ke depan berubah, itu juga tergantung atau dipengaruhi konstelasi politik ditingkat nasional,” kata peneliti LKK Fisip UISU, Ridwan Nasution, di Kampus UISU, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (1/8).
Menurutnya, munculnya nama Ihwan Ritonga dan Bobby Nasution yang merupakan tokoh muda cukup mengejutkan. Apalagi selisihnya dengan petahana tidak cukup signifikan.
Pendamping Eldin Harus Teknokrat. Pengamat Politik dan Pemerintahan, Rafriandi Nasution menyarankan agar Dzulmi Eldin tidak salah dalam memilih calon pendampingnya di Pilkada Medan.
Menurutnya, jika salah pilih, meski berstatus petahana, Dzulmi Eldin bisa kalah. Namun, ketika petahana mampu memilih pendamping yang tepat, maka pertarungan akan menjadi milik petahana.
“Wali Kota Medan harus punya wakil dari teknokrat yang mampu menjawab persoalan saat ini seperti banjir, jalan rusak, perpindahan masyarakat pinggiran Sungai Deli,” katanya saat pemaparan rilis survei di Kampus UISU, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (1/8).
“Kalau bisa itu dijamin oleh Eldin, dia bisa terpilih kembali,” imbuhnya.
Sejauh ini, ia melihat belum ada sosok baru yang muncul dan mampu mengimbangi calon petahana.
Hanya saja ia melihat stabilitas Medan dibawah kepemimpinan Dzulmi Eldin cukup baik. Praktis tidak ada gejolak.
“Tapi yang perlu dicatat Dzulmi Eldin sangat piawai di tahun 2015 lalu, karena mampu memborong hampir semua partai politik untuk mengusungnya,” tuturnya.(R02)
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota