Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
MEDAN I SUMUT24.co Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Medan, menolak seruan people power untuk menyikapi hasil Pemilu 2019. Apalagi pesta demokrasi lima tahunan tersebut dinilainya berjalan lancar, dan tinggal menunggu rekapitulasi dari KPU.
Baca Juga:
“Kita melihat sebuah pesta demokrasi ini harus berjalan dengan lancar, tanpa ada provokasi dan intervensi untuk mengubah semua hasil,†kata Ketua PC PMII Kota Medan, Joni Sandri Ritonga bersama Ketua PCNU Medan Burhanuddin usai dialog dan Berbuka puasa PC PMII Medan kepada Wartawan, Senin (20/5).
Lebihlanjut Joni, Dengan menggunakan ancaman people power, justru membuat dan memancing seolah-olah negara gagal menyelenggarakan Pemilu. Ancaman people power juga mencederai spirit demokrasi yang beralaskan konstitusi.
Sebab, seluruh sengketa kepemiluan telah disediakan perangkat penyelesaiannya, yakni melalui Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hingga Mahkamah Konstitusi (MK).
Maka ajakan show of force dalam suasana pasca perhelatan demokrasi harus dibaca sebagai upaya pendelegitimasian atas lembaga-lembaga negara, atau bahkan upaya pembangkangan atas negara alih-alih memperjuangkan hak mereka sebagaimana acapkali diucapkan.
“Kita tidak menginginkan historis kejadian sebelumnya, tentang penggerakan masa untuk menggugat ataupun tidak percaya terhadap hasil dari pesta demokrasi dan kekecewaan terhadap pemerintah,†katanya.
Joni mencontohkan beberapa peristiwa kelam yang berlatar benturan politik kekuasaan, mulai dari PRRI/Permesta, peristiwa Madiun 1948, hingga yang paling gelap gerakan 30 September 1965 yang hingga kini masih seringkali menjadi pergunjingan otoritas HAM internasional.
Hal itu amat disayangkan, apabila bangsa ini harus terlempar pada kubangan polemik masa silam, di tengah percepatan pembangunan dan kontestasi ekonomi global yang kian sengit.
Karena itu, PC PMII Kota Medan meminta elite politik tidak perlu lagi melancarkan isu people power, karena memang Pemilu berjalan dengan lancar dan tinggal menunggu hasilnya dari KPU dan PC PMII Kota Medan akan menjadi garda terdepan menolak gerakan people power yang di gadang gadang di tanggal 22 Mei 2019 ini.
“Mungkin sedikit beberapa titik ada kejadian-kejadian, dan saya pikir pihak kepolisian maupun TNI sudah bisa meredamnya,†katanya.(W03)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News