29 Mei 2026 Turnamen Pingpong Lansia Se-Kota Medan Resmi Digelar, Wali Kota Dijadwalkan Buka Acara
Medan Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumatera Utara (PTMESU) akan menggelar Pembukaan Turnamen Pingpong Lansia SeKota Medan pada Jumat
kota
Baca Juga:
MEDAN|SUMUT24 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan kembali menertibkan parkir liar di sejumlah ruas jalan di Kota Medan, Kamis (28/3). Selain melakukan penilangan, Dishub juga melakukan pengembosan.
Langkah tegas ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pengemudi kenderaan bermotor karena kedapatan parkir berlapis dan sembarangan, sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu-lintas.
Penertiban tersebut dilakukan Dishub di dua ruas jalan berbeda yakni Jalan Sei Batang Hari dan Jalan Brigjen Katamso.
Guna melakukan penertiban, Dishub menurunkan 2 unit mobil patroli.
Selain menegakkan peraturan, penertiban dilakukan guna mengembalikan fungsi jalan karena telah diokuvasi oleh kenderaan bermotor yang parkir berlapis dan sembarangan tersebut.
Dishub melakukan penertiban pertama kali di Jalan Sei Batang Hari. Di tempat itu tercatat 4 unit kenderaan bermotor roda empat ditilang karena kedapatan parkir liar.
Ulah pengemudi kenderaan bermotor menyebabkan ruas jalan menyempit sehingga mengganggu kelancaraan arus lalu lintas.
Selain penilangan, petugas Dishub juga menggembosi ban depan kenderaan bermotor yang parkir sembarangan.
Setelah itu penertiban dilanjutkan ke Jalan Brigjen Katamso, ada sejumlah mobil yang digembosi karena kedapatan parkir berlapis
Dengan penggembosan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pengemudi lainnya sehingga senantiasa mematuhi aturan yang berlaku.
Dari Jalan Brigjen Katamso, dua unit mobil patroli Dishub selanjutnya menyisiri Jalan Sisingamangaraja. Tidak hanya untuk parlir berlapis dan sembarangan, Dishub juga untuk mengecek sejumlah loket bus yang telah ditertibkan sebelumnya seperti PT Paradep, PT Karya Agung, PT Simpati dan PT Sartika. Keempat loket bus itu tidak beroperasi karena sudah dikosongkan pemiliknya.
Sedangkan di loket bus Putra Melayu, Dishub mendapati masih beroperasi sehingga menilang 1 unit bus yang sedang menunggu calon penumpang.
Sedangkan di loket bus KUPJ, Dishub melakukan pengusiran bus karena masih beroperasi dan memerintahkan loket bus ditutup
Usai penertiban, Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt Kadishub Kota Medan Renward Parapat menjelaskan, penertiban yang dilakukan ini merupakan lanjutan dari penertiban yang telah dilakukan sebelumnya.
Selain penegakan peraturan, penertiban dilakukan dalam upaya untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Kota Medan.
“Penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang kita lakukan. Intinya untuk memberikan efek jera kepada pengemudi kenderaan bermotor yang tidak mematuhi peraturan serta memarkirkan kenderaan bermotor miliknya dengan sesuak hati sehingga mengganggu kelancarana rus lalu lintas. Itu sebabnya dalam penertiban ini, selain penilangan, kita juga melakukan penggembosan,†kata Renward.(R02)
Medan Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumatera Utara (PTMESU) akan menggelar Pembukaan Turnamen Pingpong Lansia SeKota Medan pada Jumat
kota
Dapur MBG Naik Kelas, Pasatama Institute Bekali Penjamah Makanan dan Auditor Internal HACCP
kota
Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNIPolri
kota
Medan sumut24.co Paska seorang terduga pemasok narkoba di THM Phantom KTV, Sabtu (23/5/2026) pagi kemarin berinisial MF (22) warga Kelurah
Hukum
One Layer, Goodbye Discomfort UNIQLO AIRism Innerwear Hadirkan Solusi Bebas Gerah untuk Aktivitas Seharihari Jakartasumut24.coTinggal di
Umum
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
kota
sumut24.co MedanAda alasan kenapa program IM3 Pasti Simpel terus menarik perhatian pelanggan Sumatra cara ikutannya mudah, hadiahnya ny
Ekbis
Medan sumut24.co Usai membongkar praktek peredaran narkoba di Phantom KTV yang berada di Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (23/5/2026) pagi ke
Hukum
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
kota