Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Medan|SUMUT24 Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, Bahrumsyah, menilai masih banyak Kepala Sekolah (Kepsek) tidak mampu melakukan pengelolaan keuangan sekolah. Padahal, di Dinas Pendidikan ada pola pembekalan ilmu keuangan melalui manajer BOS (Biaya Operasional Sekolah) di setiap pengucuran alokasi anggaran.
Baca Juga:
“Kita tahu hari ini bagaimana manajemen kelola keuangan Kepsek sangat minim sekali instrument-instrumen yang hanya memiliki latar belakang dunia pendidikan, tapi tiba-tiba disuruh kelola sebuah keuangan,†kata Bahrum usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Kepsek Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (19/3).
Karena itulah, kata Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) ini, Komisi B mengumpulkan para Kepsek untuk memastikan bahwa kegiatan pengelolaan keuangan BOS di tahun 2018 telah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 tahun 2018.
“Dalam Permendagri itu tegas dinyatakan. Dana BOS itu tidak boleh dimanfaatkan untuk disimpan dengan maksud dibungakan, membiayai yang tidak menjadi prioritas, studi banding, tur wisata, membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan UPTD,†katanya.
Tidak heran kemudian, sebut Bahrum, ada mekanisme yang diabaikan Kepsek seperti tidak pernah melakukan rapat kerja, melakukan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) yang seharusnya melibatkan elemen sekolah seperti Ketua Komite dan para guru.
“Maka dari itu kami melakukan pengawasan untuk anggaran 2019 ini. Kita panggil dulu, nanti baru akan kita bentuk tim. Kita akan minta data untuk anggaran, khususnya di 2018 lalu,†tegasnya didampingi M Yusuf.
Pada pertemuan tersebut, Bahrumsyah, juga mendengarkan sejumlah keluhan Kasek yang ternyata banyak dimintai dana pos-pos siluman oleh orang tertentu mengatasnamakan jajaran instansi untuk pengamanan.â€Tiba-tiba nanti ada spanduk, tiba-tiba ada anggaran untuk kegiatan KUPT,†ungkapnya.
Diketahui, para Kepsek selain berwenang dalam pengelolaan dana BOS juga memiliki alokasi dana APBD untuk meubiler sekolah, juga ada DAK dan sebagainya. â€Ini perlu kita sampaikan supaya mereka benar-benar paham mengelola keuangan,†pungkasnya. (R02)
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota
sumut24.co MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P
kota
MEDAN Sumut24.co Media Sumut24 Group membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan agribisnis terkemuka, Asian Agri Group, melalu
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News
sumut24.co BATUBARA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuka Program Magang Inalum 2026 bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengala
News