29 Mei 2026 Turnamen Pingpong Lansia Se-Kota Medan Resmi Digelar, Wali Kota Dijadwalkan Buka Acara
Medan Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumatera Utara (PTMESU) akan menggelar Pembukaan Turnamen Pingpong Lansia SeKota Medan pada Jumat
kotaMedan|SUMUT24 Warga di Kota Medan ternyata masih kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan dan mendapatkan pasilitas Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) atau Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Baca Juga:
Hal ini terungkap dalam Reses I tahun 2019, Anggota DPRD MedanFraksi Golongan Karya, H.Ilhmasyah, SH yang dilangsungkan di Jalan Sunggal, Lk VII Serba Setia, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (16/02).
Ada sejumlah faktor yang membuat warga sulit mengurus administrasi kependudukan dan mendapatkan JKN-KIS, diantaranya kurangnya informasi yang diterima.
“Untuk pembuatan KK dan KTP ataupun Akte Kelahiran, kadang kami harus bolak balik karena syarat yang belum lengkap,”ungkap Tati warga Medan Sunggal.
Begitu juga soal JKN-KIS, informasi yang didapatkan warga kadang berbeda-beda. “Kami kadang bingung, katanya ada yang harus melalui ini, ada yang harus melalui itu. Ada juga yang bilang kalau mau cepat pakai sorong (uang-red),” ungkapnya.
Warga mengharapkan ada solusi dari permasalahan ini, dimana warga di Kota Medan semuanya tidak melek teknologi.
“Warga ini kan tidak semua pintar, tidak semua bisa dan tidak semua faham dengan kondisi sekarang yang katanya serba komputer. Kami mohon pencerahan,” jelasnya.
Harus Maksimal
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Medan H.Ilhamsyah SH, mendorong aparat Pemerintah dan BPJS menyampaikan informasi yang selengkap-lengkapnya kepada warga.
“Ini adalah masukan dari warga. Dan ini sangat penting, dimana ini membuktikan jika informasi tentang program pemerintah tidak seluruhnya didapatkan warga,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Ilhamsyah juga meminta pemerintah melakukan terobosan dan mencari formula baru dalam penyampaian informasi, sehingga masyarakat di kawasan pinggiran khusunya, bisa benar-benar mendapatkan informasi langsung dari aparatur pemerintah.
“Kebanyakan warga mendapatkan informasi dari mulut-ke mulut dan itu memungkinkan adanya informasi yang berkurang dan informasi yang bertambah,” jelas politisi Golkar dapil lima Kota Medan ini seraya mengatakan permasalahn itu yang memicu tidak sinkronnya informasi.
Dalam reses tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah keluhan diantaranya masalah drainase dan jalan yang luput dari perhatian Pemko Medan.(R02)
Medan Persatuan Tenis Meja Eksekutif Sumatera Utara (PTMESU) akan menggelar Pembukaan Turnamen Pingpong Lansia SeKota Medan pada Jumat
kota
Dapur MBG Naik Kelas, Pasatama Institute Bekali Penjamah Makanan dan Auditor Internal HACCP
kota
Presiden RI Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad serta Berikan Taklimat kepada 1.095 Pasis TNIPolri
kota
Medan sumut24.co Paska seorang terduga pemasok narkoba di THM Phantom KTV, Sabtu (23/5/2026) pagi kemarin berinisial MF (22) warga Kelurah
Hukum
One Layer, Goodbye Discomfort UNIQLO AIRism Innerwear Hadirkan Solusi Bebas Gerah untuk Aktivitas Seharihari Jakartasumut24.coTinggal di
Umum
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
kota
sumut24.co MedanAda alasan kenapa program IM3 Pasti Simpel terus menarik perhatian pelanggan Sumatra cara ikutannya mudah, hadiahnya ny
Ekbis
Medan sumut24.co Usai membongkar praktek peredaran narkoba di Phantom KTV yang berada di Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (23/5/2026) pagi ke
Hukum
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
kota