Airin Rico Waas dan Dokter Kecil Praktik Cuci Tangan, Tandai Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di Medan
sumut24.co MedanBukan sekadar seremoni, Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tingkat Kota Medan Tahun 2026 ditandai dengan aksi
kota
Medan|SUMUT24 Masih tingginya angka pengangguran terbuka di Sumatera Utara, membuat Dinas Ketenagakerjaan (Sumut) tergerak untuk menggelar sebuah even untuk para pencari kerja atau disebut Job Fair.
Baca Juga:
- Airin Rico Waas dan Dokter Kecil Praktik Cuci Tangan, Tandai Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di Medan
- Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal Dibekuk, 8 Paket Sabu Dikemas Dalam Kotak Rokok Disita
- Rp2,94 Miliar Pengadaan Bibit KPH VIII Kotanopan Dipersoalkan, APMI Desak Kejatisu Turun Tangan
Pelaksana Tugas Kadisnaker Sumut, Fransisco Bangun mengatakan, job fair ini akan digelar pada 5-6 Desember 2017 di Lanud Suwondo, Jalan Imam Bonjol, Medan.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut per Februari 2017, ada 430 ribu pengangguran terbuka di provinsi ini, sehingga pihaknya bersama stake holder lain akan menggelar job fair.
“Masalah pengangguran bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga merupakan tugas kita bersama, termasuk perusahaan, dan pihak-pihak lainnya, untuk mengurangi tingkat pengangguran yang relatif besar, sehingga kita akan adakan even tersebut,” kata Frans usai rapat persiapan dengan sejumlah stake holder di kantor Disnaker Sumut, Rabu (29/11).
Dijelaskan, acara job fair nanti akan menjadi terbesar yang pernah digelar di Sumut bahkan bisa jadi yang terbesar di seluruh Indonesia, karena diharapkan akan diikuti sebanyak 500 perusahaan dari berbagai sektor baik industri, jasa, lembaga keuangan, dan sebagainya.
“Kita dapat informasi dari kementerian, jumlah terbesar digelar dalam sebuah job fair di Indonesia yakni diikuti 220 perusahaan yang digelar di Kemayoran, Jakarta, baru-baru ini. Sehingga bisa jadi job fair yang akan kita adakan nanti menjadi yang terbesar se-Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bagi perusahaan yang ingin mengikuti ini job fair ini dapat menghubungi atau mendatangi Disnaker Sumut karena tempat standnya digratiskan.
“Bahkan jika selama ini setiap ada job fair kita biasanya bayar, namun dalam job fair yang kita adakan nanti para calon pencari kerja tidak akan membayar tiket alias gratis. Itu sudah menjadi komitmen dari bapak gubernur,” ucapnya.
Ketika disinggung perihal anggaran terkait penyelenggaraan ini, ia menyebutkan anggaran berasal dari APBD. Namun Frans menjelaskan dana itu hanya untuk menampung stan 200 perusahaan saja.
“Tapi karena diharapkan akan diikuti 500 perusahaan maka kami mencari donatur namun bukan dalam bentuk uang. Bagi mereka yang ingin membantu menyukseskan acara ini nanti dapat membantu berupa tenda, kursi, makanan, dan sebagainya. Silahkan membantu asal bukan uang,” tandasnya.(red)
sumut24.co MedanBukan sekadar seremoni, Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tingkat Kota Medan Tahun 2026 ditandai dengan aksi
kota
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, bekuk seorang pengedar narkotika jenis sabu yang rutin beroperasi di Desa Puji Mulyo
Hukum
Rp2,94 Miliar Pengadaan Bibit KPH VIII Kotanopan Dipersoalkan, APMI Desak Kejatisu Turun Tangan
News
Inflasi Sumut 2,71, Terendah Keempat Nasional
News
Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah, Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut
News
Kolaborasi Jadi Kunci, Bobby Nasution Paparkan Pengelolaan Program Strategis Sumut
News
Pemprov Sumut Bersama BBPOM Medan Perkuat Pengawasan Produk Pangan Olahan UMKM
News
Wagub Surya Ajak Alumni UINSU Perkuat Kolaborasi untuk Almamater dan Masyarakat
News
HUT Pemkab Labuhanbatu ke81, Tokoh Pemuda Labuhanbatu (Sahmurad) Desak PTPN Kembalikan Tanah di Bilah Barat, Diduga HGU Berakhir Sejak 2010
News
Belawan sumut24.co Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Kolonel Laut (P) Soni Wibisono, S.
kota