Menkomdigi Gandeng Anak Muda Medan Jadi Benteng Lawan Kejahatan Siber
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Kecamatan Medan Selayang terus berinovasi dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan anak stunting yang ada di wilayah Kec. Medan Selayang. Hal ini juga sejalan dengan instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengamanatkan seluruh OPD dilingkungan Pemko Medan untuk bersama-sama mengatasi permasalahan stunting di kota Medan. Sebab menurut Bobby Nasution masalah stunting merupakan tanggung jawab bersama sehingga penangananya juga harus dengan koloborasi bersama.
Camat Medan Selayang Viza Fandhana saat di konfirmasi mengatakan menurunnya angka stunting di Kec. Medan Selayang berkat kolaborasi bersama antara Kec. Medan Selayang bersama Koordinator PLKB dan Puskesmas PB Selayang II yang dengan serius melakukan upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Disamping itu, Kec. Medan Selayang juga memiliki berbagai program penanganan stunting diantaranya secara rutin melaksanakan mini lokakarya bersama Koordinator PLKB, Puskesmas PB Selayang II, unsur Muspika, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama terkait pembahasan pencegahan dan penurunan angka stunting, membentuk Relawan Peduli Stunting (Relawan Penting) dari unsur Ketua TP PKK Kecamatan, Lurah dan Pengusaha di wilayah Kec. Medan Selayang, memberikan bahan makanan tambahan setiap bulan kepada anak stunting dari Relawan Penting berupa telur, nugget belut, kacang ijo, biskuit dan susu dan memberikan makanan siap saji berupa soup dan bubur dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan.
Selain itu Kec. Medan Selayang juga secara rutin membersihkan wilayah demi menciptakan lingkungan yang sehat, dan melakukan pendampingan secara intensif dengan unsur Kecamatan dan tim pendamping keluarga.
“Dari upaya yang kita lakukan selama ini kita berhasil menurunkan penderita stunting di wilayah Kec. Medan Selayang. data Januari ada 33 anak penderita stunting dan data terakhir September menurun menjadi 18 anak, kita optimis di akhir tahun insya allah kita dapat menurunkan lagi menjadi dibawah 10 anak.”kata Viza Fandhana.
Dikatakan Viza Fandhana lagi, yang menjadi indikator turunya angka stunting tersebut ialah dari hasil pemantauan secara berkala terhadap pengukuran anak-anak yang termasuk kategori stunting maupun kategori gejala stunting.
“Jadi secara rutin kita memeriksakan kondisi anak tersebut untuk mengetahui apakah termasuk katagori stunting ataupun gejala stunting.”ujarnya.red
sumut24.co MedanPemerintah secara terbuka mengakui memiliki keterbatasan dalam mengawasi pergerakan dunia maya yang kian liar. Sehebat apa
Umum
Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
kota
350 Ribu Lebih Postingan, Sihumas Polres Tapsel Tampil Terdepan di Rakernis Humas Polda Sumut
kota
HUT Bhayangkara ke80, Kepedulian Polsek Barumun Sentuh Hati Warga Padang Lawas
kota
Sah! Panguhum Nasution Duduki Kursi Sekda Padang Lawas, Bupati PMA Tekankan Kinerja dan Integritas
kota
Curi HP dan Puluhan Ikat Pinggang, Dua Pelaku Dicokok Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
kota
Resmob Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Motor dan HP Sempat Digasak dari Kantor PNM Mekar
kota
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Tangan! Konflik TPA Batu Bola & Irigasi Batunadua Akhirnya Ada Titik Terang
kota
Sekda Padangsidimpuan Pimpin Rapat Strategis Penetapan Cagar Budaya, Dorong Pelestarian Warisan Sejarah Daerah
kota
Di Balik Proyek Fasade Stadion Teladan Rp64,13 Miliar, Publik Pertanyakan Profil PT ASP
kota