Pusat MRO Turbin Dibangun di Cilegon, Bidik Pasar Nasional dan ASEAN
Jakarta Sumut24.co PT PLN Indonesia Power Services, PT Barata Indonesia (Persero), dan Technofit Sdn Bhd Malaysia sepakat mengembangkan pu
News
MEDAN I Sumut24.co Sebubungan adanya dampak dari kenaikan harga BBM kepada berbagai kelompok masyarakat termasuk nelayan, Pengurus Wilayah Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (PW SNNU) Sumatera Utara mengajak para kepala daerah di Sumut yang wilayahnya punya kawasan perairan untuk menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada nelayan terdampak.
Baca Juga:
“Kota Medan sudah memulai dengan akan menyalurkan Bansos kepada sejumlah kelompok masyarakat termasuk nelayan, mudah-mudahan kepala daerah kabupaten/kota lain mau mengikuti jejak Walikota Medan Bobby Nasution,” kata Ketua PW SNNU Sumut, Zulkarnaen SE, MSc, MAg didampingi Wakil Ketua 1, Putra Pratama S, kepada wartawan di Medan, Senin (3/10/2022).
Diungkapkan Zulkarmaen, Bobby Nasution sudah menyampaikan komitmennya, bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 31 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) guna membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM termasuk nelayan.
Anggaran Rp 31 miliar akan digunakan untuk membantu tiga kelompok masyarakat yakni nelayan, pengemudi angkutan umum (angkot, becak bermotor dan ojek online) serta pelaku UMKM.
Bantuan sosial (Bansos) akan diberikan untuk tiga bulan ke depan yaitu Oktober, November dan Desember 2022.
PW SNNU Sumut mengapresiasi komitmen Walikota Medan tersebut , dan mengimbau komitmen kepala-kepala daerah lain untuk membantu nelayan.
“Karena nelayan, utamanya nelayan kecil jiga sangat terpengaruh atas kenaikan harga serta kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan perahunya melaut,” ujar Zul.
Di satu sisi, sambungnya, nelayan menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, namun di sisi lain usaha yang mereka kerjakan secara langsung atau tidak langsung mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Jadi tak ada salahnya PAD tersebut disisihkan bagi prmberdayaan usaha mereka, terlebih pada situasi sulit sekarang ini agar kegiatan menangkap ikannya tidak terkendala,” imbuh Zul.
Disebutkan, phak SNNU sudah menginventarisir sejumlah daerah kabupaten kota di wilayah pesisir atau yang punya kawasan tangkapan ikan baik laut maupun sungai di antaranya Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Asahan, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Nias, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat.
Juga Kota Medan, Tanjung Balai, Sibolga dan Gunung Sitoli.
“Kami juga akan menyampaikan langsung perihal ini kepada pihak pemerintahan daerah saat kami melakukan konsolidasi ke pengurus-pengurus SNNU di kabupaten/kota yang kami sebutkan tadi,” sambungnya.
Zulkarnaen berharap, imbauan ini disahuti, dan bisa menjadi pencerah bagi kalangan nelayan agar persoalan-persoalan krusial dalam usahanya bisa bertahap mendapat titik terang.red
Jakarta Sumut24.co PT PLN Indonesia Power Services, PT Barata Indonesia (Persero), dan Technofit Sdn Bhd Malaysia sepakat mengembangkan pu
News
Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
News
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Bank Sumut Cabang Kisaran menggelar kegiatan Gathering Kredit Pra Pensiun Kabupaten
News
sumut24.co ASAHAN, Lembaga Penegakan Supremasi Hukum (LPSH) Cabang Asahan kembali mengirimkan surat resmi ke Kejaksaan Agung maupun Kejaksa
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum memperkuat agenda keberlanjutan melalui inovasi di sektor lingkung
News
Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama
News
Penanganan Bencana di Solok Pemko Payakumbuh Kirim 56 Personel dan Peralatan Bantu
News
2 Maling AC Ditangkap Polsek Medan Area
Hukum
Ketua SPS AI Bukan Sekadar Percepat Produksi Konten, tapi Buka Peluang Bisnis Media
News