Kamis, 24 September 2026

Guna Meningkatkan Kemampuan Manajerial dan Sosial Kultural, Pemko Medan Gelar Pelatihan Kepamongprajaan Bagi Lurah Sekota Medan

Administrator - Selasa, 27 September 2022 03:04 WIB
Guna Meningkatkan Kemampuan Manajerial dan Sosial Kultural, Pemko Medan Gelar Pelatihan Kepamongprajaan Bagi Lurah Sekota Medan

Medan – Sumut24.co

Baca Juga:

Pemko Medan melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD&PSDM) menggelar pelatihan Kepamongprajaan bagi Lurah dilingkungan Pemko Medan. Pelatihan yang digelar di Hotel Grand Kanaya, Senin (26/9) dibuka oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan M. Sofyan dengan ditandai penyematan tanda peserta secara simbolis.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dibacakan M. Sofyan mengatakan sebagai Lurah harus memiliki kemampuan melaksanakan tata kelolah teknis Pemerintahan sekaligus memiliki kemampuan sosial kultural yang baik, serta mental yang tangguh untuk menyelenggarakan tupoksi. Oleh karena itu pelatihan ini sangatlah strategis untuk meningkatkan kemampuan manajerial para Lurah sehingga semakin lebih baik.

“Sebagai pimpinan wilayah di Kelurahan yang juga berfungsi sebagai pelaksana kebijakan dan pelayanan publik, maka kompetensi manajerial saudara sebagai Lurah haruslah terus dikembangkan. Saudara harus mampu merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengevaluasi program kegiatan kerja saudara sehingga apa yang menjadi tugas dan fungsi dapat dijalankan dengan baik.”kata M. Sofyan.

Disamping itu M. Sofyan menambahkan penguasaan kompetensi sosial kultural juga harus terus diasah, sebab Lurah dapat dikatakan hampir 24 jam berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga harus memperhatikan aspek-aspek sosial, budaya, maupun lingkungan strategis yang mempengaruhi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Lurah.

“Apalagi saat ini di era keterbukaan informasi, kita tidak dapat menutup diri terhadap kritikan masyarakat yang tidak lagi segan berpendapat dan mengutarakan harapanya ke publik baik secara langsung maupum media sosial yang bisa diakses oleh masyarakat luas.”ujar M. Sofyan.

Untuk itulah kemampuan manajerial, teknis, sosial kultural harus menjadi satu kesatuan kompetensi yang harus di miliki seorang Lurah.

“Kita tidak ingin ada stigma negatif dari masyarakat terhadap kinerja aparatur Kelurahan. Oleh karena itu setelah kegiatan ini saya berharap ada terjadi perubahan sikap dan kinerja yang lebih baik lagi. Saya minta ada output dan outcomenya bagi kita semua dengan wujud peningkatan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.”harap M. Sofyan.

M. Sofyan juga berpesan agar adanya koordinasi dan kerjasama antara Lingkungan, Kelurahan, Kecamatan dan OPD yang merupakan satu kesatuan sistem yang saling berkaitan.

“Harus ada satu prosedur yang jelas dalam pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak merasa seperti di bola-bola. Ingat saudara adalah corong dari Pemerintah Kota yang seharusnya mampu menjadi contoh, mengayomi, dan menggerakkan modal sosial di daerah saudara.”pesan M. Sofyan.

Sebelumnya Plt Kaban BKD&PSDM Kota Medan Sutan Tolang Lubis dalam laporanya menjelaskan tujuan dilaksanakanya pelatihan Kepamongprajaan bagi para Lurah ialah guna meningkatkan kompetensi Lurah dibidang Kepamongprajaan dalam membangun kepemimpinan yang berkarakter kepamongan untuk mewujudkan good local governance.

“Pelatihan ini berlangsung selama lima hari pada tanggal 26 September sampai 07 Oktober 2022, dibagi kedalam dua angkatan periodik waktu pelatihan sehingga terjalin sinergi antara kerja Lurah dengan optimalisasi kegiatan pelatihan.”Jelas Sutan Tolang Lubis.

Dalam pelatihan ini juga menghadirkan tenaga pengajar dari BPSDM Kemendagri.(rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Seorang Oknum Perwira Brimob Diduga Pukul Pedagang Monza di Tanjungbalai
Pusat MRO Turbin Dibangun di Cilegon, Bidik Pasar Nasional dan ASEAN
Sosok Ipda Yayat Sudrajat, Diduga Miliki Belasan Aset Mewah yang Dipantau KPK dan Fakta Pernah Diperiksa Propam
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Melakukan Literasi Keuangan ke Sekolah
Hadapi Masa Purna Tugas dengan Kesiapan Menyeluruh, Bupati Asahan Buka Gathering Kredit Pra Pensiun Bank Sumut
LPSH Surati Kejagung Terkait Korupsi Rp 52,5 Miliar Dana Hibah KONI Asahan Dianggap "Bola Pingpong", Diminta Segera Diusut Tuntas
komentar
beritaTerbaru