Kamis, 30 Juli 2026

Bimtek ASO, Kadiskominfo Aceh : Tidak Perlu Membeli TV Baru

Administrator - Minggu, 19 Juni 2022 02:11 WIB
Bimtek ASO, Kadiskominfo Aceh : Tidak Perlu Membeli TV Baru

Medan I Sumut24.co Kepala Dinas Komunikasi dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf B.HSc MA mengatakan, Beralihnya siaran televisi analog ke digital, Marwan mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir ataupun was-was. Pasalnya, dengan beralihnya siaran televisi analog ke digital dipastikan masyarakat akan menikmati siaran televisi yang lebih bersih gambarnya, jernih suaranya dan canggih teknologinya.

Baca Juga:

“Tidak perlu membeli TV baru untuk mendapatkan tayangan televisi digital, hanya tinggal menambahkan decoder atau set top box pada TV lama, tidak perlu membeli/mengganti unit televisi dan antena yang baru,” ungkap Marwan Nusuf dalam zoom meeting Bimbingan Teknis penggunaan penerapan perangkat TV Digital dan Set Top Box dalam menghadapi pelaksanaan ASO yang diselenggarakan Kominfo Aceh melalui Zoom, Kamis (16/6).

Sementara itu Staf Khusus (Stafsus) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Dra. Rosarita Niken Widiastuti M.Si, mengatakan dalam waktu dekat ini akan dilakukan penghentian siaran TV analog di beberapa wilayah dan akan dimulai pada 17 Agustus 2021.

Daerah layanan yang termasuk dalam tahap pertama adalah Aceh-1 adalah Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

“Untuk Provinsi Aceh terbagi menjadi 14 wilayah siaran. Dari 14 wilayah layanan siaran, 4 di antaranya telah dijadwalkan untuk penghentian siaran TV analog yaitu Banda Aceh dan Aceh Besar pada 17 Agustus, yang akan migrasi ke TV digital,” ujar Rosarita. Stafsus Menkominfo kembali menjelaskan, ada beberapa alasan kenapa siaran analog diganti ke digital.

Pertama, karena hal ini merupakan tindak lanjut dari UU Cipta Kerja. Kedua, untuk mengatur kembali frekuensi radio yang semula digunakan untuk TV.

“Peralihan dari analog ke digital membuat frekuensi yang tersisa dapat membuat kecepatan internet kita menjadi lebih tinggi,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Komisioner Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh, Ahyar menambahkan, selain menjanjikan kualitas gambar dan suara yang jernih, kualitas program siaran juga akan lebih beragam dan pastinya lebih berkompetensi.

“Tayangan yang kurang mendapatkan manfaat akan ditinggalkan. Tayangan yang berdampak positif akan menjadi kebutuhan. Makin banyak stasiun bersiaran di kanal TV digital, maka makin banyak peluang home industri memasarkan usahanya lewat beragam kanal program televisi, dan hal ini secara tidak langsung dapat membuat pertumbuhan ekonomi akan bergerak naik sesuai dengan harapan masyarakat.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dapat Perlawanan Warga  Satresnarkoba Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba Klambir V
Polri untuk Masyarakat, Polsek Barumun Salurkan Bantuan kepada Ibu Nur Cahaya yang Tengah Berjuang Melawan Penyakit
HUT Kab.Pakpak Bharat Ke 23 Tahun,DPRD Menggelar Sidang Istimewa
Polresta Deli Serdang Diminta Profesional Tangani Korupsi Dana Desa Rugemuk dan Penjualan Tanah Milik PT PS
HUT Kab.Pakpak Bharat Ke 23 Tahun,DPRD Menggelar Sidang Istimewa
Bobby Diminta Buka Rekaman CCTV Rapat Paripurna DPRD Sumut, IGoWa Soroti Dugaan Tak Kuorum
komentar
beritaTerbaru