Rabu, 29 Juli 2026

Covid-19 Menurun Tak Buat Lengah, Bobby Nasution Terus Perluas Cakupan Vaksinasi

Administrator - Jumat, 29 Oktober 2021 09:13 WIB
Covid-19 Menurun Tak Buat Lengah, Bobby Nasution Terus Perluas Cakupan Vaksinasi

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi. Ini salah satu langkah yang konsisten dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam menangani pandemi Covid-19. Kendati terjadi penurunan kasus baru dan PPKM di ibu kota Sumut ini turun ke Level 2, namun pelaksanaan vaksinasi tidak kendor.

Berbagai cara dilakukan untuk memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi ini. Selain membuka layanan vaksinasi di seluruh puskesmas, juga melakukan sistem jemput bola. Sasaran prioritas vaksinasi ini selain lansia, juga para pelajar agar proses Pembelajaan Tatap Muka (PTM) dapat berjalan dengan aman dan sehat.

Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Medan menunjukkan, dari hari ke hari terjadi peningkatan cakupan vaksinasi, baik dosis I, II, maupun III. Dengan target 1.942.998, pada 1 Oktober lalu cakupan vaksinasi dosis I mencapai 56,22 persen atau 1.092.427 suntikan dan dosis II mencapai 36,95 persen atau 717.923 suntikan.

Sepekan kemudian, 7 Oktober, cakupan vaksinasi kian meluas, yakni dosis I mencapai 60,40 persen atau 1.173.532 suntikan dan dosis II mencapai 39,29 persen atau 763.428 suntikan. Selanjutnya pada 14 Oktober cakupan vaksinasi dosis I mencapai 63,00 persen atau 1.224.032 suntikan dan dosis II mencapai 41,49 persen atau 806.087 suntikan.

Data juga menunjukkan cakupan vaksinasi di Medan terus meluas pada 21 Oktober yakni dosis I mencapai 64,87 persen atau 1.260.504 suntikan dan dosis II mencapai 43,45 persen atau 844.206 suntikan. Begitu juga pada 26 Oktober kemarin, cakupan vaksinasi juga tambah meluas yakni dosis I mencapai 66,77 persen atau 1.297.393 suntikan dan dosis II mencapai 46,06 persen atau 895.035 suntikan.

Akademisi Universitas HKBP Nommensen, dr.Okto P.E. Marpaung, M.Biomed menilai percepatan vaksinasi yang telah dilakukan oleh Pemko Medan sudah cukup baik dan diharapkannya dapat terus ditingkatkan.

“Berbagai inovasi dan kemitraan yang telah dibina berperan dalam percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemko Medan. Teknis pelaksanaan seperti memilih lokasi di berbagai tempat publik yang mudah diakses dan vaksinasi jemput bola juga mempengaruhi keberhasilan percepatan vaksinasi ini,” sebut Okto, kemarin, di Medan.

Dia mengatakan, percepatan vaksinasi ini perlu dilakukan untuk mencapai herd immunity agar dapat melindungi warga dari infeksi virus serta membantu menurunkan angka kematian akibat Covid-19.

“Terkait ancaman Covid-19 gelombang ketiga yang dapat terjadi pada Natal dan Tahun Baru, vaksinasi sendiri tentunya memiliki dampak positif dalam menekan peningkatan angka mortalitas (kematian) dan morbiditas (kesakitan),” ucapnya seraya mengingatkan, “Ancaman berkurangnya efikasi vaksin yang disebabkan oleh mutasi Covid-19 tetap ada, karena itu masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan.”

Menurut Kepala Departemen Farmakologi dan Terapi Universitas HKBP Nommensen ini, agar percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemko Medan lebih efisien, ada 2 hal yang perlu ditingkatkan, yakni ketersediaan stok vaksin dan peta sebaran masyarakat yang belum mendapat vaksinasi. r02

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
Pesta Oang - Oang Kabupaten Pakpak Bharat Berjalan Lancar Dan Sukses
Oknum LSM PAJAK ZT Tertangkap Tangan Lakukan Pemerasan di Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
Dua tokoh Asia  Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
Gerakan Aksi Bergizi Digelar di Sekolah Asahan, Langkah Nyata Putus Mata Rantai Stunting Sejak Dini
Pemkab.Pakpak Bharat Bersama Masyarakat Rayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat Ke 23 Tahun
komentar
beritaTerbaru