Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
Medan I Sumut24.co Gerak cepat (gercep) Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 menjadi Level 2 mendapat apresiasi sekaligus pujian dari juri penyelenggara Anugrah Tangguh Adhiwirasana yang diselenggarakan Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebab, penurunan status PPKM ini dinilai terbilang sangat cepat karena dilakukan hanya dalam kurun waktu sekitar tiga bulan.
Baca Juga:
Apresiasi ini disampaikan oleh para juri saat berlangsungnya sesi Sosialisasi Teknis Presentasi dan Wawancara 30 besar kandidat peraih Wira Sandya Laksana Anugrah Tangguh Adhiwirasana yang dilakukan secara virtual di Command Centre Kantor Wali Kota Medan, Kamis (28/10).
Saat ini Kota Medan masuk kedalam 30 daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang telah dinyatakan lolos dalam tahapan penjurian self-assessment terkait inisiatif inovasi dalam penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Selanjutnya, Kota Medan bersama 29 daerah yang telah lolos tersebut menjalani tahapan sesi wawancara yang dilakukan para dewan juri yang merupakan panelis ahli dari lintas bidang yang sangat mumpuni dalam penanganan bencana non alam Covid-19.
Selain memberikan apresiasi, dewan juri juga menjadikan langkah-langkah yang dilakukan Bobby Nasution yang begitu cepat menurunkan status level PPKM menjadi salah satu pertanyaan utama dalam sesi wawancara tersebut.
Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial, M Sofyan, Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, M Husni, dan Plt Kadis Sosial Fachruddin Harahap, Bobby Nasution selanjutnya menjelaskan, penurunan tidak terlepas dari monitoring yang dilakukan selama ini.
Dikatakan Bobby Nasution, monitoring yang semula merupakan kegiatan skala besar diubah menjadi skala lebih kecil. Meski Kota Medan tidak memiliki RT dan RW, tapi mempunyai kepala lingkungan (kepling) yang berjumlah 2.001 orang dan 151 kelurahan. Kepling ini, jelas Bobby Nasution, dimanfaatkan untuk melakukan monitoring pengawasan bagaimana kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes). Dikatakannya lagi, data hasil monitoring, termasuk terkait Covid-19 yang dilakukan setiap hari masuk ke dalam data Kota Medan.
“Data-data ini selanjutnya kami kirimkan ke masing-masing kecamatan dan wajib diketahui kelurahan dan puskesmas. Kemudian kepling wajib mendatangi dan melakukan cross check untuk memastikannya. Inilah cara monitoring yang kami lakukan. Di samping itu kami juga membangun kolaborasi dan kerjasama dengan TNI dan Polri yang melibatkan petugas Babinsa dan Bhabinkantibmas dalam melakukan monitoring,†kata Bobby Nasution.r02
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota