Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
Medan I Sumut24.co Puluhan massa menamakan dirinya aliansi mahasiswa peduli demokrasi (AMPD) Sumut, berunjuk rasa di depan kantor Kejari Medan, Jumat (24/9).
Baca Juga:
Dalam unjuk rasa damai tersebut, mahasiswa meminta kejari medan agar serius mengusut tuntas dugaan pungli atau suap jabatan di dinas pendidikan kota medan.
Ketua AMPD Sumut H Mustaqim mengatakan, Indonesia adalah negara yang menganut system pemerintahan yang demokratis dalam menjalankan roda pemerintahan nya, dimana setiap orang di berikan kebebasan menyampaiakan pendapat di muka umum dalam koridor norma-norma yang berlaku.
Banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi di republik ini harus memaksakan gerakan-gerakan di jalanan dalam upaya presure terhadap keseriusan dari pihak-pihak terkait.
Dalam hal ini, gerakan yang kami lakukan adalah bagian dari berbangsa dan bernegara yang di atur dalam UUD 1945. Dimana adanya dugaan pungli ( jual beli jabatan) pada penunjukan kepala sekolah dalam tubuh Dinas Pendidikan Kota Medan menjadi perhatian serius kami, karena menurut hemat nya, dunia pendidikan jangan sampai tercoreng oleh perilaku-perilaku tikus berdasi yang berupaya memanfaatkan keadaan guna memperkaya diri pribadi dan kelompok nya. Dalam hal ini, kami sangat mendukung Kejaksaan Negeri Kota Medan khususnya bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Medan untuk mengungkap aktor-aktor yang terlibat di dalam kasus tersebut.
Oleh karena hal tersebut di atas kami dari Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPD) Sumetara Utara dengan ini menyatakan sikap, Meminta Kejaksaan Negeri Kota Medan untuk Serius Dalam Melakukan Penyelidikan Atas Dugaan Jual Beli Jabatan (pungutan Liar) Seleksi Calon Kepala Sekolah Pada Dinas Pendidikan Kota Medan, Mendesak kejaksaan Negeri Kota Medan untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kepala Dinas Pendidikan Kota Medan terkait dugaan Jual beli Jabatan tersebut, karena kami anggap Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan lah yang paling tau dan bertanggung jawab atas semua dugaan tersebut, Meminta Kejaksaan Negeri Kota Medan untuk segera memproses bagi oknum oknum yang berkaitan dengan Jual Beli jabatan yang ada di Dinas Pendidikan Kota Medan dan Mendesak Kejaksaan Negeri Kota Medan khususnya bidang intelijen, untuk segera mendalami dan menindak lanjuti oknum-oknum yang terduga terindekasi jual beli jabatan yang ada di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan yang terus menerus memberikan ketidak profesionalan didalam menjalankan amanah jabatannya, tidak paham tugas dan fungsinya, tidak menguasi aturan yang ada. Setelah berorasi dan tak ada tanggapan dari pihak kejari, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.(red)
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota