Rabu, 29 Juli 2026

Kebijakan Bobby Nasution Wajibkan ASN Berbaju Adat Beri Dampak Positif Untuk Pegiat UMKM

Administrator - Minggu, 12 September 2021 04:23 WIB
Kebijakan Bobby Nasution Wajibkan ASN  Berbaju Adat Beri Dampak Positif Untuk Pegiat UMKM

Medan I Sumut24.co Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai p[emerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemko Medan diwajibkan memakai pakaian daerah setiap Jumat menyusul terbitnya Surat Keputusan Wali Kota Medan No.025/02.K/VIII/2021 tanggal 3 Agustus 2021, tentang Pakaian Dinas dan Atribut Pakaian Dinas Khas Daerah di Lingkungan Pemko Medan. Pemakaian pakaian adat itu sudah dimulai sejak Jumat (3/9), selain membangkitkan dan melestarikan kembali kebudayaan yang ada, kebijakan tersebut dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai upaya untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang memproduksi pakaian maupun aksesoris pakaian daerah.

Baca Juga:

Dalam Surat Keputusan Wali kota trsebut disebutkan, pakaian dinas harian khas daerah itu terdiri dari 8 etnis yang ada di Kota Medan yakni Melayu , Karo , Tapanuli Selatan, Batak Toba, Simalungun, Dairi/Pakpak dan Nias. Kemudian ditambah dengan 3 etnis pendatang lainnya yakni Jawa, Padang/Minangkabau serta Aceh. Melalui pemakaian pakat adat ini, Bobby Nasution ingin menyampaikan bahwa Kota Medan memiliki berbagai keberagamanan yang sangat luar biasa sehingga sering dijuluki sebagai miniaturnya Indonesia.

“Kita minta seluruh ASN dan P3K di lingkungan Pemko Medan agar memakai pakaian adat, diupayakan sesuai dengan etnisnya masing-masing. Khusus untuk pejabat eselon II, kita minta tidak hanya mengenakan pakaian adat etnisnya saja tetapi seluruh etnis yang ada di Kota Medan secara bergantian. Melalui pemakaian pakaian adat ini, kita ingin menyampaikan semua etnis, kebudayaan dan keberagaman yang ada merupakan jati diri dan kekuatan yang dimiliki Kota Medan,” kata Bobby nasution beberapa hari lalu.

Selain melambangkan berbagai keberagaman yang ada di Kota Medan, orang nomor satu di Pemko Medan itu berharap pemakaian pakaian adat dapat membangkitkan kembali budaya/tradisi yang diikuti pemberdayaan ekonomi masyarakat, terkhusus para penggiat UMKM yang memproduksi pakaian dan aksesoris pakaian daerah. Bobby ingin kebijakan yang dilakukannya itu berefek dengan meningkatnya belanja ASN untuk membeli pakaian daerah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
Pesta Oang - Oang Kabupaten Pakpak Bharat Berjalan Lancar Dan Sukses
Oknum LSM PAJAK ZT Tertangkap Tangan Lakukan Pemerasan di Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
Dua tokoh Asia  Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
Gerakan Aksi Bergizi Digelar di Sekolah Asahan, Langkah Nyata Putus Mata Rantai Stunting Sejak Dini
Pemkab.Pakpak Bharat Bersama Masyarakat Rayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat Ke 23 Tahun
komentar
beritaTerbaru