Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Vaksinasi massal yang digelar Kementerian BUMN bekerjasama dengan Pemko Medan  mendapatkan antusias masyarakat. Program Vaksinasi massal ini dilakukan untuk menciptakan kekebalan massal sehingga mata rantai penularan Covid-19 dapat diputuskan. Sehingga warga dapat melakukan aktifitas kembali dengan normal. Dengan demikian pemulihan ekonomi  dapat dilakukan secepatnya. Adapun vaksinasi tersebut menargetkan 5.000 dosis vaksin perharinya untuk masyarakat.
Pelaksanaan Vaksinasi ini ditinjau langsung Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Gubsu Musa Rajeckshah, Danlanud Soewondo Pnb JH Ginting S dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman di Eks Bandara Polonia Medan, Sabtu (26/6).
Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, Menteri BUMN Erick Thohir mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, TNI/Polri dan Danlanud Soewondo Medan yang telah mendukung dan ikut mensukseskan pelaksanaan sentra vaksinasi massal bersama BUMN. Sebelumnya, dijelaskan Erick, Kementerian BUMN telah menyelenggarakan vaksinasi massal di 4 kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Hasil yang di peroleh juga luar biasa sebab masyarakatnya sangat antusias mengikuti vaksinasi massal tersebut.
“Kementerian BUMN telah menyuntik sebanyak 1,6 juta dosis untuk di 4 kota tersebut. Saat ini penugasannya vaksinasi massal Kementerian BUMN dialihkan ke Kota Medan. Mudahan-mudahan dengan target 5000 vaksinasi perharinya dapat dicapai dan kalau 1 bulan bisa mencapai 150.000 vaksinasi. Apalagi, vaksinasi ini dapat diikuti oleh semua umur yang dapat di vaksin. Dengan begitu,
Diungkapkan Erick, sejak awal adanya pandemi Covid 19 di Indonesia, Kementerian BUMN terus berupaya tidak hanya menjadi lokomotif ekonomi tetapi juga lokomotif dalam memberikan pelayanan kepada rakyat seperti halnya kegiatan vaksinasi yang selama ini bekerjasama dengan Kemneterian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri yang terbukti menjadi salah satu solusi berperang melawan Covid 19. Selain itu, imbuhnya, Kementerian BUMN juga telah mengadakan pelayanan obat-obatan.r02
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News