Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo
Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo
kota
PERCUT SEITUAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Sejak awal mewabahnya pandemi virus Corona (Covid-19) yang terjadi melanda Dunia pada umumnya dan Indonesia khususnya, salah satunya sangat berdampak terhadap persoalan perekonomian di masyarakat.
Tidak hanya pada masyarakat dikalangan menengah keatas. Akan tetapi persoalan yang menjadi hal mendasar tingkat kesulitan perekonomian terlebih dirasakan oleh masyarkat yang tarap kehidupannya menengah kebwah.
Julnaidi Iskandar Hutapea seorang warga Pasar V Tembung, Kec. Percut Seituan, Kab. Deli Serdang mengatakan, dampak Covid-19 adalah menurunya pendapatan masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.
“Dampak Covid-19 tidak hanya dirasakan masyarkat ekonomi menengah kebawah, tetapi pengusaha juga merasakan hal yang sama,” ucap Julnaidi, Kamis (22/4/2021) kepada Sumut24.
Masih dikatakan, Julnaidi, dampak pandemi virus Corona (Covid-19) juga sangat berpèngaruh terhadap tingkat pengangguran yang semakin meningkat. Hal ini diakibatkan oleh banyaknya karyawan/pekerja yang di rumahkan atau di berhentikan.
“Semua pendapatan pengusaha baik usaha grosir, kedai dan usaha lain menurun sehingga mengurangi karyawan. Sebagian usaha kecil kecilan tutup akibat omset tiap hari tidak stabil ditambah lagi sewa rumah tiap tahun naik,” ungkap Julnaidi.
Adanya virus corona di daerah Pasar V Tembung membuat aktivitas masyarakat terhambat/terganggu dan lowongan kerja yang sulit di dapatkan. Akibat banyaknya tingkat pengangguran di daerah Pasar V Tembung yang disinyalir munculnya tingkat kerawanan aksi pencurian dilakukan oknum oknum tidak bertanggung jawab.
Sementara, Toyib selaku Kadua Pasar V, Desa Tembung menjelaskan, bahwa sebagai perpanjaangan tangan pemerintah dimasa pandwmi Covid-19 telah melakukan sosialisasi dengan meberikan pengarahan kepada masyarakat bahaya dan dampak Covid-19.
Selain itu, menghimbau semua masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yakni memetuhi 5M dan menghimbau masyarakat dan menghindari kerumunan orang banyak untuk menjaga jarak.
Masih Toyib menjelaskan dalam sosialisasi/himbauan Prokes kepada masyarakat yakni di wajibkan untuk selalu pakai masker kalau keluar rumah.
Selain soaialisasi/himbauan yang dilaksanakan agar mematuhi Prokes, pemerintah juga ada melakukan kegiatan bkti sosial berupa memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan makan sehari hari.
“Bantuan sembako yang disalurkan kepada masyarakat ada secara langsung dan juga ada yang di salurkan melalui masjid atau mushola agar di bagikan untuk masyarakt yang berhak. Cara ini dilakukan karna rata rata masyarakat Pasar V Tembung kebanyakan pendatang. Bahkan bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa uang tunai dari pemerintah secara merata (khusus masyarakat yang telah terdata namanya di wilayah Pasar V Tembung dan masih berdomisili,” ungkap Toyib menjelaskan.(red)
Komisi IV DPRD Medan Ingin Batalkan Eksekusi PSU Contempo
kota
Polda SumutKejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
kota
sumut24.co ASAHAN, Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (GEMPPAR) Asahan kembali turun ke jalan, Selasa (28/7/2026).
News
sumut24.co MEDAN, Ketidakpastian ekonomi, meningkatnya biaya kesehatan, perubahan pola kerja, serta bertambahnya tanggung jawab keluarga te
kota
BNNP SUMUT Gagalkan Peredaran Sabu di Kawasan Helvetia Medan 8 Kg Sabu Disita.
kota
Bunda Yin Gerindra Sumut Siap Dukung Tani Merdeka Indonesia Kawal Ketahanan Pangan Prabowo
kota
Kepala KUA Sunggal Serahkan SK Kepengurusan BKM Masjid AlIkhlas Medan KrioMedansumut24.co Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungg
News
Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal &lsquoLondo Ireng&rsquo
kota
MEDAN Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan mendas
News
MEDAN Sumut24.co Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 20262031 resmi dilantik di Gedung B
Politik