Rabu, 27 Mei 2026

Pandemi Covid-19 di Tembung Masih Berdampak dengan Sulitnya Perekonomian

Administrator - Kamis, 22 April 2021 14:11 WIB
Pandemi Covid-19 di Tembung Masih Berdampak dengan Sulitnya Perekonomian

PERCUT SEITUAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Sejak awal mewabahnya pandemi virus Corona (Covid-19) yang terjadi melanda Dunia pada umumnya dan Indonesia khususnya, salah satunya sangat berdampak terhadap persoalan perekonomian di masyarakat.

 

Tidak hanya pada masyarakat dikalangan menengah keatas. Akan tetapi persoalan yang menjadi hal mendasar tingkat kesulitan perekonomian terlebih dirasakan oleh masyarkat yang tarap kehidupannya menengah kebwah.

 

Julnaidi Iskandar Hutapea seorang warga Pasar V Tembung, Kec. Percut Seituan, Kab. Deli Serdang mengatakan, dampak Covid-19 adalah menurunya pendapatan masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.

 

“Dampak Covid-19 tidak hanya dirasakan masyarkat ekonomi menengah kebawah, tetapi pengusaha juga merasakan hal yang sama,” ucap Julnaidi, Kamis (22/4/2021) kepada Sumut24.

 

Masih dikatakan, Julnaidi, dampak pandemi virus Corona (Covid-19) juga sangat berpèngaruh terhadap tingkat pengangguran yang semakin meningkat. Hal ini diakibatkan oleh banyaknya karyawan/pekerja yang di rumahkan atau di berhentikan.

 

“Semua pendapatan pengusaha baik usaha grosir, kedai dan usaha lain menurun sehingga mengurangi karyawan. Sebagian usaha kecil kecilan tutup akibat omset tiap hari tidak stabil ditambah lagi sewa rumah tiap tahun naik,” ungkap Julnaidi.

 

Adanya virus corona di daerah Pasar V Tembung membuat aktivitas masyarakat terhambat/terganggu dan lowongan kerja yang sulit di dapatkan. Akibat banyaknya tingkat pengangguran di daerah Pasar V Tembung yang disinyalir munculnya tingkat kerawanan aksi pencurian dilakukan oknum oknum tidak bertanggung jawab.

 

Sementara, Toyib selaku Kadua Pasar V, Desa Tembung menjelaskan, bahwa sebagai perpanjaangan tangan pemerintah dimasa pandwmi Covid-19 telah melakukan sosialisasi dengan meberikan pengarahan kepada masyarakat bahaya dan dampak Covid-19.

 

Selain itu, menghimbau semua masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yakni memetuhi 5M dan menghimbau masyarakat dan menghindari kerumunan orang banyak untuk menjaga jarak.

 

Masih Toyib menjelaskan dalam sosialisasi/himbauan Prokes kepada masyarakat yakni di wajibkan untuk selalu pakai masker kalau keluar rumah.

 

Selain soaialisasi/himbauan yang dilaksanakan agar mematuhi Prokes, pemerintah juga ada melakukan kegiatan bkti sosial berupa memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan makan sehari hari.

 

“Bantuan sembako yang disalurkan kepada masyarakat ada secara langsung dan juga ada yang di salurkan melalui masjid atau mushola agar di bagikan untuk masyarakt yang berhak. Cara ini dilakukan karna rata rata masyarakat Pasar V Tembung kebanyakan pendatang. Bahkan bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa uang tunai dari pemerintah secara merata (khusus masyarakat yang telah terdata namanya di wilayah Pasar V Tembung dan masih berdomisili,” ungkap Toyib menjelaskan.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Idul Adha 1447 H, DPD II PKN Kota Medan Sembelih 1 Ekor Sapi Qurban Berbagi Kepada Ratusan Kader
Musa Rajekshah Apresiasi Semangat Berqurban Kader Pemuda Pancasila Sumut, Tahun Ini Capai 17 Ekor Sapi
Rianto SH MH: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Kepedulian dan Persatuan
STM Masjid Istiqomah Laksanakan Qurban, Sembelih 5 Ekor Kambing dan 3 Ekor Lembu
Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H : Pusatkan Sholat Ied dan Kurban di Alun-Alun Kisaran
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
komentar
beritaTerbaru