Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
Baca Juga:
Kawasan Kesawan adalah kawasan yang masih menampilkan banyak bangunan bersejarah. Gedung-gedung tua ada di sana. Nah, lapak para pedagang berada di pinggir jalan dan sebagian koridor bangunan bersejarah yang memiliki view klasik itu.
Kesawan City Walk yang baru saja diresmikan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM punya alas hukum berupa Perwal No 12 Tahun 2021. Perwal itu memungkinkan pelaksanaan penutupan jalan untuk diisi kegiatan ekonomi, kebudayaan hingga olahraga.
Sempat beredar isu, bahwa para pedagang mendirikan lapak di atas drainase. Dari pantauan di lapangan dan pernyataan Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Benny Iskandar, tidak ada pelanggaran lapak para pedagang.
“Tidak ada lapak pedagang di atas drainase. Dan lapak pedagang itu tak permanen karena sifatnya mobile,” kata Benny Senin (29/3/2021) malam.
Sejauh ini sebanyak 113 pedagang yang menggunakan model lesehan dan angkringan telah berjualan di sana sejak diresmikan Minggu (28/3/2021) lalu. Dan seluruh pedagang juga petugas telah divaksinasi.
Meskipun tidak ada pelanggaran seperti yang diisukan, Benny Iskandar meminta agar para pedagang menjaga lingkungan setempat. Kebersihan tentunya harus dikedepankan. Pun dengan kenyamanan masyarakat yang tinggal di kawasan Kesawan.
“Ini kesempatan yang telah diberikan Pak Wali Kota untuk kita, untuk para pedagang, untuk masyarakat. Maka itu kami imbau agar sama-sama menjaga,” kata Benny sembari bilang bahwa di Kesawan City Walk ini berkolaborasi 11 OPD.
“Pak Wali juga bilang, bahwa pelaku UMKM sudah saatnya naik kelas, naik pendapatan. Maka itu mari sama-sama kita menjadikan Medan lebih baik. Para pedagang kami imbau juga harus transparan soal harga,” tambah Benny.
Untuk informasi kepada para pemilik rumah di kawasan Kesawan yang digunakan untuk lapak pedagang, Benny bilang sudah melakukan sosialisasi.
“Sudah tiga kali kita undang, kita diskusi dengan pemilik rumah. Dan tidak ada yang menolak ya, namun mungkin masih ada yang belum tahu itu nanti akan kita panggil lagi,” terang Benny.
“Mungkin saat sosialisasi mereka berkesibukan jadi tak bisa hadir. Tapi warga sekitar memang tak ada menolak kok. Toh kawasan Kesawan misal di Jalan Kumango dan Ahmad Yani itu juga mati kalau malam. Jadi inilah mau kita hidupkan dengan aktivitas ekonomi,” pungkas Benny.(r02)
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News
Tak Perlu 1012 Jam ke Kualanamu, Wabup Atika Ajak Travel Umrah Manfaatkan Bandara JHN
News
Mantan Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Korupsi Pasar Ikan Modern Rp22,5 Miliar
News
Medan sumut24.co Sebagai wujud kepedulian TNI AD terhadap kesulitan rakyat kembali ditunjukan oleh Koramil 020109/MB Kodim 0201/Medan dal
kota
Taput sumut24.co Kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat kembali diwujudkan Kodim 0210/TU melalui kegiatan pembagian air bersih kepa
News
Jakarta Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Leriadi, M.Sos., mengajak seluruh keluarga besar AMPI memperkua
Profil
Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku Oleh Tundra Meliala Pegiat Media ADA satu jenis berita yang nyaris tak pernah absen dari hala
Hukum
Kejatisu Harus Tangkap Akuang, Jangan Ada Kesan Permainan
News