Kantor BPBD Dikelilingi Semak Belukar * Sekda Provsu : Rekrutmen Satgas Belum Ada Pergub

MEDAN | SUMUT24
Sekretaris Daerah (Sekda) Provsu, Hasban Ritonga akan turun mengechek kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Sumut yang kondisinya dikelilingi semak belukar. Termasuk laporan tunggakan rekening listrik yang menunggak lima bulan. Dalam waktu yang tidak lama, kita segera turun kekantor BPBD Pemprovsu Jalan Binjai Medan, kata Hasban Ritonga kepada wartawan dikantornya lantai IX, Rabu (1/6) menyikapi persoalan kantor BPBD Provsu yang kian hari informasinya semakin konflik dan serba kompleks. “Telah diterima beberapa laporan permasalahan ditubuh BPBD dibawah Kendali Saleh Idoan Siregar. Kemarin juga, kita sudah menerima laporan tentang kinerja Kaban BPBD soal dirinya jarang masuk kantor”, ujar Sekda.
Ditambah lagi adanya kabar aliran listrik dari PLN akan diputus akibat rekening listrik sudah 5 bulan tak dibayarkan. Ini jadi bahan menarik untuk dipertanyakan kepada Saleh Idoan Siregar.
“Kita akan undang Saleh dan minta supaya dia mempertanggungjawabkan terkait tunggakan listrik sampai lima bulan tak dibayar. Ini sangat memalukan instansi”, tegas Hasban. Dikatakan Hasban, mengenai rekrutmen 200 tenaga Satgas (Satuan Tugas) illegal di kantor BPBD Provsu itu, dia menekankan agar Saleh Idoan Siregar tidak melakukan penerimaan tenaga Satgas tanpa adanya Peraturan Gubsu (Pergub). Bilapun rekrutmen itu sudah terlanjur sejumlah 200 orang dan telah disetujui Kepala Badan, maka Pemprovsu tak bertanggungjawab jika kedepan personil yang diterima ada terjadi masalah. Sebab, perekrutan tenaga Satgas BPBD Pemprovsu sampai saat ini belum ada jaminan sesuai Pergub yang ditentukan, ucap Hasban.(W03)