Senin, 25 Mei 2026

50 Persen Penderita Diabetes Kurang Informasi

Administrator - Rabu, 26 Oktober 2016 11:42 WIB
50 Persen Penderita Diabetes Kurang Informasi

Medan | Sumut24 Berdasarkan prevalensi, 5 sampai 6 persen masyarakat Sumatera Utara mengalami penyakit Diabetes Mellitus (DM). Artinya, dari 100 orang ada 5 atau 6 orang yang mengalami penyakit tersebut.

Baca Juga:

“Hampir 50 persen penderita diabetes tidak tahu dia terkena diabetes, apalagi dengan kondisi sekarang yang banyak makanan mengandung gula,” kata dr Aron Pase SpPD Selasa (25/10)

Dikatakannya, bahkan di dunia, tiap 7 detik, diperkirakan 1 orang meninggal karena penyakit yang dikenal sebagai penyakit gula atau kencing manis itu. “Tingkat kematiannya juga tinggi, di Indonesia penyakit gula penyebab kematian nomor 3 dan Indonesia menduduki peringkat 7 tertinggi di dunia untuk kasus diabetes,” ungkapnya.

Dr Aron yang merupakan pengurus Persatuan diabetes Indonesia (Persadia) menerangkan gejala diabetes, yaitu mudah haus dan lapar, sering kencing, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, cepat lelah dan mengantuk, mudah terkena infeksi, luka sulit sembuh. Juga sering kesemutan terutama di kaki, sering timbul bisul, penglihatan kabur, infeksi jamur dan gatal terutama di sekitar kemaluan.

Menurutnya, diabetes tidak pandang usia, baik muda maupun orang dewasa bisa mengalami penyakit ini. Faktor penyebab diabetes melitus yaitu keturunan, stress, gaya hidup, pola makan tidak teratur dan jarang atau kurang berolahraga. Sedangkan untuk mencegah penyakit tersebut diantaranya berhenti merokok, hindari terlalu sering mengkonsumsi minuman yang manis, atur porsi makan dan olahraga teratur.

“Diabetes melitus disebabkan karena tubuh kekurangan insulin atau jumlah insulinnya cukup, namun tidak mampu bekerja dengan baik. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah, yang bekerja dengan cara merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula dan meningkatkan jumlah gula yang disimpan dalam hati,” ujarnya.

Karena itu, disarankannya, untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara mandiri merupakan usaha yang terpenting dalam pengendalian diabetes. Untuk mencapai gula darah yang terkendali agar memeriksa gula darah beberapa kali sehari atau sesuai petunjuk dokter.

Sementara Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RS Imelda Dr Imelda Liana Ritonga S.Kp, M.Pd, Mn mengatakan, pihaknya memberikan edukasi dan sosialisasi tentang DM ini kepada masyarakat sekitar rumah sakit, keluarga pegawai dan pasien DM. “Tujuannya agar masyarakat sehat dan tau bagaimana membuat kadar gula darah stabil atau terkontrol,” jelasnya. (W04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
Program “IM3 Pasti Simpel” Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik
Dari THM Phantom KTV, Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pemasok Narkoba
ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
komentar
beritaTerbaru