KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Deli Serdang l Sumut24.co KT alias Bram (40) yg resedivist warga Kelurahan Kampung syahmad Lubuk Pakam ditangkap Tekab Unit Reskrim Polsek Lubuk Pakam saat melakukan aksinya didepan Kantor Dinas Kehutanan Deli Serdang Lubuk Pakam, Sabtu (5/12/2020) sekira pukul 22.50 wib.
Baca Juga:
- KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
- Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
- Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Informasi diperoleh, peristiwa pencurian pagar besi milik Dinas kehutanan itu terjadi pada Sabtu (5/12/2020) Sekira Pukul 21.00 wib.
Saat itu Supriatin (48) penjaga malam pada Dinas Kehutanan melakukan pengintaian karena tiga hari belakangan pagar besi milik Dinas Kehutanan kerap hilang sehingga membuat laporan ke Polsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang sesuai LP / 63 / XII / 2020 / SU / RESTA DS / SEK Lubuk Pakam dengan kerugian berkisar Rp 6 juta.
Dari pengaduan Supriatin, Tekab Unit Reskrim Polsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Randy Anugrah STrk bersama beberapa personil melakukan penyelidikan.
Tepatnya pada Sabtu (5/12/2020) malam, Tekab Polsek Lubuk Pakam mendapat informasi bahwa Pelaku akan melakukan aksi pencurian lagi di tempat yang sama di Dinas Kehutanan Pemkab Deli Serdang. Tim tekap bergegas berangkat dan berhasil menangkap pelaku an. Khairul Tabri usai melakukan aksi pencuriannya.
Guna pemeriksaan Khairul Tabri berikut barang bukti satu unit becak bermotor, satu unit pagar besi , satu buah pahat dan tali tambang diangkut ke komando.
Kapolsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang AKP Hendri Yanto Sihotang SH saat dikonfirmasi membenarkan KT dan barang bukti diamankan.
Hasil introgasi terhadap pelaku KT alias Bram mengakui perbuatannya. Yaitu mèncuri pagar besi dengan cara merusak menggunakan Pahat. Selanjutnya dibawa dengan menggunakan becak bermotor.
Dalam pengakuannya, pelaku sudah tiga kali melakukan aksinya.
Diketahui tersangka juga pernah masuk buih dalam kasus Pengganiayan menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam dan pada tahun 2003 terjerat kasus Pencurian Sepeda Motor menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam serta pada Tahun 2017 dalam kasus pencurian menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam.
“Untuk kasus pencurian besi ini tersangka dijerat Pasal 363 (1) ke 4e dan 5e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara”, tutupnya. (Hari’S)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota