Sabtu, 13 Juni 2026

Calo Kartu Prakerja Sasar Warga Desa untuk Mendapatkan Bantuan

Administrator - Jumat, 13 November 2020 18:34 WIB
Calo Kartu Prakerja Sasar Warga Desa untuk Mendapatkan Bantuan

PALAS | SUMUT24.co

Baca Juga:

Bantuan Program Kartu Prakerja yang digelontorkan pemerintah. Ternyata dimanfaat joki atau calo dengan mengrekrut warga desa untuk menjadi peserta. Dengan ajang mendapatkan keuntungan.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga di Desa Handio, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas, warga yang mendapatkan bantuan program Prakerja di desa tersebut hanya menerima Rp 300 ribu dari yang seharusnya sebesar Rp 600 ribu perbulan.

Padahal Program Kartu Prakerja bertujuan memberikan pelatihan vokasi bagi pekerja/buruh baik yang masih aktif atau terkena PHK dan para pencari kerja untuk meningkatkan kompetensi.

Modal yang diberikan pemerintah untuk membeli modul pelatihan dimaksudkan agar peserta yang lolos dapat meningkatkan keahlian sesuai bidang yang dipilihnya.

Sejumlah warga di Desa Handio mengakui ,ada beberapa warga didaftarkan program kartu prakerja melalui seseorang berinsial RAMH ,agar bisa mendapat uang bantuan bulanan sebesar Rp 600 ribu.

Kesempatan ini dimanfaat RAMH ,untuk mendaftarkan warga diprogram kartu prakerja agar mendapatkan bantuan dana tunai melalui kartu Prakerja.

Warga menduga, RAMH sebagai calo atau joki adalah pihak lain yang menawarkan jasa pendaftaran Kartu Prakerja dengan imbalan uang jasa.

Kata warga, berperan sebagai calo dengan mendatangi warga desa, lalu mengumpulkan KTP dan Kartu Keluarga bagi warga yang ingin ikut Kartu Prakerja. Data yang terkumpul itu lalu didaftarkan secara online melalui akses internet ke program Kartu Prakerja.

Selain itu ,ungkap warga, didesa ini sangat sulit jaringan internet , jangankan untuk mengakses modul pelatihan, bahkan untuk kirim SMS saja susahnya minta ampun.

“Jika lolos mendapatkan bantaun ,ada perjanjiannya biaya pengurusan dengan imbalan bervariasi mulai Rp 3000-400 ribu per penerima bantuan,” kata warga mengaku hanya menerima bantuan prakerja sebesar Rp 300 ribu perbulan.

Sebagaimana aturan di Kartu Prakerja, peserta akan menerima sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, jika sudah menyelesaikan pelatihan hingga mendapat sertifikat.

“Program Prakerja ini tidak tepat sasaran, tapi menjadi ajang bagi calo untuk mendapat keuntungan dari peserta, padahal kami yang lolos tidak pernah ikut pelatihan,” beber warga.

Raja Amat Muda Hasibuan yang disebut-sebut sebagai pengurus untuk mendaftarkan warga mendapatkan bantuan prakerja, saat ditemui dirumahnya di Desa Handio, Rabu (11/11/2020) menjelaskan, bahwa dirinya tidak ada mengurus warga untuk didaftarkan program bantuan Prakerja.

“Saya hanya membantu keluarga-keluarga saya aja ,tidak ada warga lain yang direkrut untuk diajak mendaftar program Prakerja,” kilah Raja yang mengaku Sekretaris BPD Desa Handio, Kecamatan Sosa.

Ditanya terkait isu adanya pemotongan bantuan uang Prakerja bagi penerima bantuan .Raja membantah, tidak ada memotong bantuan karena mereka itu keluarga saya.

Saat disinggung apakah kartu Prakerja warga yang mendapat bantuan masih dipegangnya . Raja membantah, tidak ada kartu Prakerja yang saya tahan.atau pegang.

Sekertaris Disnaker Palas, Jhonedi Piliang SH MH mengatakan, karena pendaftaran secara online, jadi kita hanya mengetahui jumlah peserta yang lolos didaerah Kabupaten Padanglawas.

“Saya tidak tahu tentang hal itu, karena bantuan juga masuk kerekening masing-masing penerima bantuan Prakerja,” ungkap Jhonedi.(ISN)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kejari Medan Tahan Mantan Dirut PT Graha Konstruksi Sejati Kasus Dugaan Penggelapan
Bupati Solok Sambut Kunjungan Bupati Tanah Datar, Perkuat Komitmen Jaga Kondusivitas dan Sinergi Antar Daerah
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Tunjukkan Kepedulian terhadap Korban Bencana Sepanjang 2025
Kampung KB Nagari Tanjung Balik Ikuti Seleksi Wawancara Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026
Tim TP PKK Sumut Monitoring UP2K di Paluta, Bupati Reski Basyah: Program PKK Harus Berdampak Nyata untuk Kesejahteraan Warga
Momen Mengharukan di Paluta! Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Motivasi 116 Murid TK Kemala Bhayangkari Raih Cita-Cita
komentar
beritaTerbaru