MEDAN | SUMUT24
Polresta Medan bersama Wakil Walikota Medan, beserta unsur Muspida
lainnya, melaksanakan pemusnahan minuman keras (miras) di halaman
Polresta Medan, Selasa (14/6).
Baca Juga:
Pantauan wartawan di lokasi, pemusnahan ribuan miras tersebut
digelar dengan menggunakan mobil penggilas (tandem roller). Selain
memusnahkan botol miras, petugas juga memusnahkan ratusan bungkus
petasan.
Pemusnahan tersebut dipimpin oleh Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz
Kusin Dwihananto, didampingi Wakil Wali Kota Medan, Ir H Akhyar
Nasution, Kasat Reskrim, Kompol Fahrizal, dan Kanit Tipiter, Iptu Ucox
P Nugraha Rambe.
Menurut Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto,
mengatakan, ribuan botol miras yang dimusnahkan tersebut merupakan
hasil dari Operasi Pekat Toba 2016 yang dilaksanakan dari tanggal 2
Juni sampai 14 Juni 2016.
“Operasi Pekat ini adalah operasi cipta kondisi dalam rangka
menghadapi Operasi Ramadaniyah 2016 dan menyambut hari Raya Idul Fitri
1437 H,” ungkapnya, Selasa (14/6) siang.
Mardiaz mengatakan, pemusnahan ribuan botol miras tersebut merupakan
bentuk dalam memberantas peredaran minuman keras yang selama ini
menjadi penyebab timbulnya aksi kejahatan di Kota Medan.
“Selain miras, ratusan bungkus petasan juga kita musnahkan karena
sering kali mengganggu masyarakat ketika sedang melaksanakan ibadah
shalat tarawih,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya akan terus menggelar Operasi Pekat Toba 2016 di
tempat hiburan malam, panti pijat, kafe remang-remang, hotel, dan
pasangan mesum.
“Apabila ada lokasi hiburan malam yang masih buka, akan kita berikan
penindakan tegas,” ujarnya.
Mardiaz menghimbau kepada seluruh tempat hiburan malam untuk mentaati
peraturan dan tidak buka selama bulan ramadhan, kecuali tempat hiburan
di hotel-hotel yang jam bukanya dibatasi dari jam 22.00 WIB hingga
pukul 02.00 WIB.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News