KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
LANGKAT | SUMUT24
Baca Juga:
- KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
- Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
- Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Aksi brutal bak koboy yang dilakukan puluhan preman bersenjata softgun terhadap Ketua PAC PP Stabat Riki Sapariza, Jum’at (16/10) dinihari tadi, menuai kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat. Jika hal tersebut dibiarkan, maka akan lahir ‘koboy-koboy’ baru di negeri ini, khususnya di Kabupaten Langkat yang dikenal sebagai Negeri Bertuah nan Religius.
Hal ini disampaikan Presidium Komite Percepatan Pembangunan Kabupaten Teluk Aru (KPPKTA) Adhan Nur SE di kediamannya di Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Jum’at (16/10) malam. “Saya minta Kapolres Langkat agar segera mengusut dan menangkap para pelaku penyerangan itu, dah macam koboy aja mereka,” tegas Adhan Nur, Sabtu (17/10) siang.
Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Sumut ini juga sangat mengecam keras tindakan brutal yang dilakukan oleh oknum preman tersebut. “Langkat ini Negeri Bertuah, jadi jangan dikotori dengan perbuatan yang semena-mena seperti itu. Ini harus segera diusut,” lanjutnya.
Jika dibiarkan, kata Adhan Nur, maka dikhawatirkan akan lahir ‘koboy-koboy’ baru di Langkat, khususnya di Kota Stabat. “Kalau pelakunya adalah oknum dari Ketua OKP, maka perbuatannya itu secara tidak langsung sudah membuat malu OKP yang sedang dinakhodainya,” ketusnya.
Menyikapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Langkat IPTU Muhammad Said Husen SIk mengaku masih melakukan penyelidikan. “Semalam dah kita terima laporannya, sedang kami lidik kasusnya,” pungkasnya via pesan WhatsApp singkat.
Sebelumnya, Menurut Reza, Kamis (15/10) sekira jam 20.00 WIB dirinya dua kali ditelfon oleh oknum ketua OKP di Stabat berinisial AG alias UB. “Aku pas lagi mandi, jadi terangkat aku telfonnya (UB). Gitu ku telfon balik, si UB malah ngelarang anggota ku ngutip parkir di depan toko Trans Family Stabat,” ungkap Reza, Jum’at (16/10) siang di sebuah kafe di Jalan Proklamasi Stabat.
Sebagai pengelola parkir di Kecamatan Stabat, kata Reza, dengan tegas dirnya menyatakan bahwa itu merupakan kewajiban anggotanya untuk menjaring PAD dari sektor perparkiran. Namun, UB tetap berkeras agar anggota Reza tidak memungut parkir di kawasan tersebut.
Dengan nada tinggi, UB mengklaim bahwa perparkiran di seputaran Trans Family adalah wilayah ‘kekuasaanya’ dan melarang orang lain jaga parkir disana. Untuk mencairkan suasana, Reza mengatakan kalau ‘wilayah’ itu adalah lingkupnya Sumatera Utara, bukan Kecamatan Stabat.
Namun sayang, warga Dusun 4 Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat ini justru mendapatkan perlakuan kasar dari UB dan menantangnya untuk berkelahi. “Kalau kayak gitu, main kita yok. Ku tunggu kau di Simpang Maut!!!” lanjut Reza menirukan ucapan UB padanya.
Merasa tertantang, Reza kemudian mengajak UB untuk bertemu di tempat yang disebutkan UB. “Kalau memang gitu, ayoklah dimana kita mau jumpa, tapi kita berdua jangan kau libatkan orang lain. Terus UB bilang dia mau nunggu aku di Simpang Maut dan diputusnya panggilan telfon kami,” lanjut Reza.
Awalnya, Reza tak menanggapi serius perdebatan dengan UB, karena dirinya sedang fokus untuk memberikan kejutan kepada adiknya yang kebetulan sedang berulang tahun pada malam itu. “Sekira jam 00.30 WIB, dengan mengendarai dua mobil aku dan anggota bergegas pulang ke kediamanku dari Kampung Kruni,” ketusnya.
Saat melintas tepat dekat rumah UB, mobil Reza dihadang oleh UB dan gerombolan preman yang bersenjatakan airsoftgun dan senapan angin. Disitu, Reza sempat membuka kaca mobil untuk mencari tau ada peristiwa apa yang sedang terjadi. “Gitu buka kaca, mobil aku dan anggota langsung diserang secara brutal dengan tembakan airsoftgun dan senapan angin serta lemparan batu,” terangnya. (wit)
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Real Madrid dipaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas tim papan bawah RCD Mallorca. Dalam lanjutan Liga Spanyol, Los Blancos menye
Sport
Medan Sumut24.coSuasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bay
Politik
Medan,Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik
kota
Jakarta Sumut24.coIndonesia kembali berduka. Tiga prajurit terbaik Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur saat menjalankan tugas sebagai p
News
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
kota
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
kota