Minggu, 14 Juni 2026

Keluar-Masuk di Kampung Kubur Wajib Lapor Posko Penjagaan

Administrator - Selasa, 12 Januari 2016 05:58 WIB
Keluar-Masuk di Kampung Kubur Wajib Lapor Posko Penjagaan

MEDAN | SUMUT24 Meski telah mendirikan 6 pos di Kampung Kubur Jalan Zainul Arifin Lingkungan I Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, tapi Polresta Medan tetap tidak menghentikan penggeledahan di kawasan yang dihuni sekitar 1.500 jiwa itu dan beberapa KK yang berada tinggal di Wilayah Kampung Sejahtera itu. Sebaliknya, hingga 3 bulan ke depan, penggeledahan/penggerebekan kawasan yang identik dengan kampung narkoba itu dan judi mesin jackpot itu akan dilakukan setiap hari.

Baca Juga:

“Strategi jangka pendek kita, 3 bulan ini akan kita lakukan penggeledahan secara besar-besaran, setiap harinya di wilayah ini dek? , ” ungkap Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Senin (11/1) di Mapolresta Medan.

Perwira berpangkat 3 melati di pundaknya itu juga sudah memerintahkan setiap Satuan Kerja Polresta Medan membuat program untuk Kampung Kubur. Dengan demikian, dikatakan Mardiaz kalau program menjadikan Kampung Kubur sebagai Kampung Sejahtera dapat terlaksana sesuai yang telah direncanakan. “Seperti Satuan Binmas, sudah membuat program door to door system.

Nantinya personel datang ke rumah-rumah untuk sosialisasi, sambil mencari-cari informasi. Intinya kita hendak membangun daya cegah serta tangkal masyarakat di Kampung Kubur terhadap narkoba, ” ujar mantan Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut itu. (RC)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Anggaran LPJU Rp291 Miliar Dinilai Bisa Hasilkan PAD Lewat KPBU Lampu Surya
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Diharapkan Tetap Damai dan Sesuai Aturan
Terungkap! Dinas PerkimCikataru Kota Medan Jadi Sorotan: Proyek Stadion Teladan, Ini Faktanya
Dompet Dhuafa Waspada Bersama RSU Sufina Aziz Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis untuk Warga Dairi
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
komentar
beritaTerbaru