Jumat, 24 Juli 2026

Seorang Gadis Ditemukan Terapung di Waduk PT PMKS Indo Sepadan Jaya Labuhanbatu

Administrator - Jumat, 03 Juli 2020 19:27 WIB
Seorang Gadis Ditemukan Terapung di Waduk PT PMKS Indo Sepadan Jaya Labuhanbatu

 

Baca Juga:

LABUHANBATU| SUMUT24.co

Seorang gadis bermain air di kolam waduk PT. PMKS Indo Sepadan Jaya Dusun Aek Nauli, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu berujung tragis. LS (20) warga Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu tewas tenggelam kemudian di dalam waduk pada Kamis (2/7/2020) sekira pukul 15.30 wib sore.

Kejadian itu berawal pada hari kamis (2/7/2020) sekira pukul 15.30 LS (korban) bersama dua temannya MM (19) warga Dusun Aek Nauli, dan TB (19) warga Dusun Pondok Batu, Labuhanbatu pergi bermain-main di waduk air PT. PMKS Indo Sepadan Jaya.

Sesampainya di waduk kedua teman korban lebih dahulu masuk ke kolam tersebut untuk mandi, Selanjutnya kedua temannya mengajak korban untuk ikut bersama mandi di kolam waduk tersebut. Namun, korban menjawab “Aku dari sini sajalah” mengatakan dari balik sebatang pohon beringin sebut temannya menirukan ucapan korban.

Kemudian saat korban berdiri di pinggir waduk dengan menginjak akar pohon beringin tiba-tiba akar pohon beringin tersebut patah dan korban terjatuh kedalam waduk, Hingga akhirnya kedua orang teman korban MM dan TB langsung berusaha untuk menolong korban, akan tetapi korban pada saat itu tidak dapat ditolong oleh kedua temannya.

Akhirnya kedua orang teman korban memutuskan untuk naik keatas dan berteriak minta tolong hingga terdengar oleh Martua Pasaribu (49) seorang karyawan PT. PMKS Indo Sepadan Jaya, Kemudian Martua Pasaribu melihat korban sudah mengapung di tengah waduk, Martua pun langsung berusaha berenang ke tengah waduk untuk mengevakuasi korban.

Selanjutnya pada pukul 17.00 wib Personil Polsek Bilah Hilir yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bilah Hilir AKP H. A. Syafei Lubis langsung mengevakuasi korban dari TKP menuju ke Puskesmas Pangkatan untuk dilakukan Pemeriksaan di tubuh korban. ternyata tidak ada didapati tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban ternya tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan” Sebut Syafei.

Korban langsung di bawa kerumah duka untuk di semayamkan, keluarga korban juga tidak meminta untuk dilakukan Otopsi.

“Keluarga korban juga tidak meminta untuk dilakukan Otopsi dan membuat surat pernyataan” timpal Syafei. (w28)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
AMPERAKSU Siapkan Aksi ke Kementerian Keuangan, Desak Ditjen Pajak Usut Dugaan Peredaran Rokok Ilegal HELIUM dan Dugaan Backing Oknum Bea Cukai
PLN Dorong Penguatan Kompetensi Insan Komunikasi melalui _Workshop Capture the Moment_
Peringati HAN Ke-42, Pemko Tanjungbalai Tegaskan Komitmen Penuhi Hak dan Perlindungan Anak
Outfit Simpel Terlihat Lebih Berkarakter? Rahasianya Ada pada Outer yang Tepat
Peringati Hari Kebaya Nasional, Bakti Budaya Djarum Foundation Hadirkan Jalan Pulang, Sebuah Perjalanan Menemukan Kembali Makna Kebaya sebagai Warisan
BNI Jelaskan Proses Aktivasi Rekening PIP Siswa di Lubuk Pakam
komentar
beritaTerbaru