SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025–2030*
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Baca Juga:
Harga semen berbagai merek melonjak liar hingga menembus Rp85 ribu per sak, jauh di atas harga normal yang sebelumnya hanya berkisar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per sak.
Kondisi ini memicu desakan agar pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan mengusut dugaan permainan distribusi di baliknya.
Pemborong pekerjaan konstruksi rumah di Medan, Syawal Harahap, mengaku kesulitan mendapatkan semen di pasaran. Sekalipun tersedia, harganya sudah tidak masuk akal.
"Sudah sekitar dua bulan kami sangat kesulitan mendapatkan semen. Kalau pun ada, harganya sudah mencapai Rp85 ribu per sak, baik Semen Padang, Tiga Roda maupun merek lainnya. Padahal sebelumnya masih berkisar Rp50 ribu sampai Rp60 ribu," ujar Syawal kepada wartawan di Medan, Jumat (24/7).
Ia menegaskan kelangkaan tersebut telah menghambat sejumlah proyek pembangunan rumah yang sedang dikerjakannya. Biaya konstruksi membengkak, sementara pekerjaan di lapangan tersendat dan tidak mampu mengejar target.
Syawal mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengambil langkah konkret, segera menelusuri penyebab terganggunya distribusi semen.
Ia juga meminta asosiasi kontraktor ikut bersuara mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi agar pasokan kembali normal.
Lebih tegas lagi, Syawal mendesak APH menyelidiki dugaan praktik penimbunan semen oleh oknum yang diduga sengaja memanfaatkan situasi kelangkaan untuk meraup keuntungan besar.
"Kalau memang ada penimbunan, harus segera diusut. Jangan sampai masyarakat dan pelaku usaha terus menjadi korban akibat permainan oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Kelangkaan semen bukan hanya persoalan Kota Medan, melainkan telah menjalar ke sejumlah daerah di Sumatera Utara.
Di Kota Tanjungbalai, kelangkaan sudah berlangsung sekitar dua pekan setelah pasokan distributor dilaporkan anjlok hingga 50 persen. Semen Merah Putih dan Tiga Roda menjadi merek yang paling sulit diperoleh.
Harga Semen Merah Putih berkisar Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per sak, sementara Tiga Roda mencapai sekitar Rp66 ribu per sak dan di sejumlah toko bahkan tembus Rp80 ribu.
Di kawasan Medan Utara, sejumlah panglong mengeluhkan berkurangnya pasokan Semen Andalas, Tiga Roda, dan Semen Padang. Semen Merah Putih memang masih ada, namun jumlahnya terbatas.
Sementara di Kabupaten Langkat, pedagang mengaku stok dari distributor terus menipis sehingga harga ikut terkerek naik. Semen Merah Putih dijual Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per sak, sedangkan Tiga Roda mencapai sekitar Rp66 ribu per sak.
Berdasarkan laporan dari berbagai daerah, empat merek paling banyak mengalami kelangkaan adalah Semen Merah Putih, Semen Tiga Roda, Semen Andalas, dan Semen Padang.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional
News
Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah
News
Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu
News
BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e
News
sumut24.co MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang
kota
SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA
News
sumut24.co MedanWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersam
Umum
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Muti menin
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi
Umum